Categories: SEPAKBOLA INDONESIA

Sudah Punya Rafael Struick dan Oratmangoen, Masih Butuh Striker Naturalisasi

JAKARTA– Tim nasional Indonesia dini hari tadi berhasil menahan imbang Arab Saudi di King Abdullah Sports City, Jeddah, dalam laga perdana grup C ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Terlepas dari apapun hasil pertandingan tersebut, pelatih timnas Indonesia Shin Tae Yong (STY) merasa masih butuh tambahan striker naturalisasi.

”Posisi striker yang saat ini sangat dibutuhkan. Saat ini mungkin akan ada penambahan pada posisi tersebut,” ujar pelatih asal Korea Selatan itu.

”Menurut saya kemungkinan akan ada dua pemain naturalisasi lagi sebagai tambahan,” imbuh STY.

Pelatih timnas Korea Selatan pada Piala Dunia 2018 Rusia itu memang sedang fokus mempertajam lini depan skuad Merah Putih. Effort STY tersebut juga diwujudkan dengan mendatangkan pelatih khusus striker. Yaitu, Yeom Ki-hun.

Sebelum bertanding melawan Arab Saudi, Yeom menjadi sosok yang paling sibuk. Dia bekerja keras untuk terus menempa para penyerang timnas Indonesia yang dibawa ke Jeddah.

Yaitu, Hokky Caraka (PSS Sleman), Dimas Drajad (Persib Bandung), Ramadhan Sananta (Persis Solo), Rafael Struick (ADO Den Haag), dan Ragnar Oratmangoen (F. C. V. Dender E. H.).

”Memang kemarin di ujung latihan diadakan sesi latihan individu (dengan para striker timnas). Fokus latihannya adalah shooting. Jadi, itulah kenapa saya membawa pelatih striker. Supaya para striker timnas Indonesia bisa meningkatkan kemampuan shooting-nya,” terang pelatih 53 tahun tersebut.

Sambil menanti penyerang naturalisasi yang diincar datang, STY berharap kualitas lini depan timnas Indonesia semakin membaik. Sebab, STY punya target tinggi di kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pada ronde ketiga, dia ingin membawa Indonesia finish di urutan ketiga atau keempat. Dengan demikian, STY ingin mencari peruntungan lolos ke Piala Dunia 2026 di ronde ke_empat kualifikasi.

”Kami tidak akan menyerah walaupun peringkat FIFA kami terendah di grup C. Intinya, kami akan bekerja keras dengan para pemain yang ada. Supaya kami bisa masuk ke ronde keempat kualifikasi,” tandasnya. (fiq/ali)

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Kasus Kusta di Papua Naik,  Siapkan Empat Strategi Untuk Mengatasi

   Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Papua, Purnomo Sidhi, mengatakan bahwa hingga September 2026…

4 hours ago

Kasus Malaria Masih Tinggi, Ardipura Terbanyak

   Data keseluruhan tahun 2026 belum rampung. Namun, data sementara menunjukkan kasus tertinggi berada di…

6 hours ago

​Ribuan ASN dan PPPK Belum Terdata

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jayapura resmi memperpanjang masa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 hingga 15…

7 hours ago

Rumah Dinas Letkol Arman Jadi Markas Judol, TNI Lakukan Penahanan

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan, rumah dinas tersebut ditempati oleh…

8 hours ago

MBG Masih Banyak Keracunan, Kopdes Mendapat Skor Rendah

Hampir separo masyarakat Indonesia tidak puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wapres Gibran Rakabuming Raka.…

9 hours ago

Land Cruiser Milik Tangan Kanan Nusron Wahid Disita KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit mobil mewah Toyota Land Cruiser milik mantan Bupati…

10 hours ago