

Ortizan Solossa (kiri) bersama Titus Bonai saat mengikuti laga eksebisi beberapa waktu lalu. (foto:Istimewa)
JAYAPURA – Legenda hidup Persipura Jayapura, Ortizan Solossa berharap PSSI bisa mempertimbangkan banding yang diajukan oleh manajemen Persipura terkait sanksi tanpa penonton dalam laga kandang satu musim penuh.
Menurut Ortizan, bermain tanpa penonton tentu menjadi kerugian besar bagi mantan klubnya itu. Apalagi Persipura tercatat memiliki suporter paling militan.
“Saya berharap ada keringanan, soalnya kalau main tanpa dukungan penonton pasti pemain bermain tidak semangat dan ini menjadi beban bagi pemain juga,” ungkap Ortizan kepada Cenderawasih Pos, Kamis (28/5).
Selain berdampak terhadap performa tim, Ortizan juga menilai jika sanksi ini juga berdampak terhadap pendapatan klub lewat penjualan tiket. Saudara kandung Boaz Solossa itu juga menyoroti rencana klub yang akan bermarkas di Pulau Jawa jika banding mereka ditolak. “Kalau main di luar tanpa dukungan masyarakat dan keluarga yang selama ini mendampingi, apakah pemain siap,” ujarnya.
Persipura bukan kali ini akan menjadi tim musafir. Pada tahun 2010 lalu, Persipura juga sempat hijrah ke Makassar karena Stadion Mandala Jayapura sedang dipugar. Persipura juga pernah bermarkas di luar Papua saat Stadion Mandala kembali direnovasi pada tahun 2019-2020.
Page: 1 2
Kawasan pasar Youtefa yang berada di kawasan yang relatif rendah, membuat terjadinya genangan air…
Penangkapan dilakukan Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota pada Sabtu (18/7) sekitar…
Berdasarkan informasi, aksi ini dipicu oleh adanya tuntutan terkait transparansi akomodasi kebijakan daerah, khususnya…
Wakapolsek Kawasan Pelabuhan Jayapura (KP3L), Iptu Syafrudin Tangme, mengatakan mayoritas penumpang yang tiba berasal…
Menanggapi wacana tersebut, Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan hingga saat ini…
Kegiatan itu turut dihadiri Kapolresta Jayapura Kota, DanSatrol Lantamal X Jayapura, Dandim 1701/Jayapura, Plt.…