

Angel Alfredo Vera (FOTO: Erik / Cepos)
10 Laga Krusial Bagi Persipura
JAYAPURA – Persipura Jayapura kini kembali menghuni zona degradasi usai menelan kekalahan 3-0 dari Barito Putera pada pekan ke-24 Liga 1 2021/2022. Persipura saat ini bertengger pada peringkat 16 dengan koleksi 22 poin.
Tim kebanggaan masyarakat Papua itu tinggal menyisakan 10 pertandingan lagi. Ironisnya, 10 laga ini terbilang sulit. Pasalnya Persipura akan menghadapi tim-tim penghuni papan atas musim ini.
Sehingga pasukan Mutiara Hitam tentu harus menatap 10 laga itu sebagai final jika tidak ingin turun kasta. Mengingat, tim-tim yang ada di atas mereka juga sedang dalam tren yang baik untuk menjauhi zona degradasi.
Dari 10 pertandingan sisa, Persipura masih akan menghadapi Persib Bandung, Bali United, Borneo FC, Madura United, Borneo FC, Persita, PSM Makassar, Bhayangkara, PSS Sleman, PSIS Semarang dan Persikabo.
Pelatih Persipura, Angel Alfredo Vera mengaku masih optimis timnya bisa keluar dari zona degradasi. Ia sangat yakin Persipura akan kembali meraup tiga poin pada laga-laga berikutnya.
“Kita tahu dari hasil pertandingan ini (Barito) ini sangat penting bagi kita, karena kedepannya juga akan berat karena kita akan ketemu tim papan atas. Tapi kita harus tetap optimis dan percaya kita bisa lawan tim papan atas,” ungkap Alfredo Vera kepada Cenderawasih Pos via telepon selulernya, Selasa (15/2).
Alfredo juga menyebutkan 10 laga sisa merupakan laga berat bagi mereka, sehingga ia akan meminta pemainnya untuk lebih fokus lagi dan bisa mendulang poin setiap pertandingan.
“Seluruh pertandingan bagi kami sangat penting. Semuanya final bagi kami. Kemudian setiap pertandingan kami selalu bermain baik dengan menciptakan banyak peluang, hanya saya belum bisa berbuah gol,” pungkas Alfredo. (eri/wen)
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…