

Skuad Persipura Jayapura menjalani latihan di Stadion Mandala Jayapura pada Desember lalu. ( FOTO:Erik / Cepos)
JAYAPURA – Saat ini banyak yang meminta agar Federasi dan operator kompetisi (PT LIB) untuk menghentikan kompetisi Liga 1 2021/2022 sementara waktu untuk menjaga keselamatan para pemain di tengah badai Covid-19.
Apalagi kompetisi sepak bola tanah air saat ini tidak lepas dari badai Covid-19. Bahkan beberapa kontestan kehilangan hingga 10-15 pemain dalam pertandingan akibat paparan Covid-19. Sehingga banyak yang menyuarakan agar sepak bola kasta tertinggi tanah air dihentikan sementara waktu.
Tapi, pelatih Persipura, Angel Alfredo Vera menyebutkan, bahwa semua keputusan ada di tangan federasi dan operator kompetisi. Tapi ia menilai jika kompetisi tidak dihentikan segara, maka kompetisi bisa saja berlangsung seperti biasanya. “Aku pikir jika kompetisi tidak berhenti sampai sekarang, tidak mungkin berhenti ke depan,” ungkap Alfredo Vera kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Kamis (10/2).
Apalagi kata Alfredo, PSSI dan PT LIB sudah memiliki regulasi terkait klub yang pemain terpapar Covid-19. Dimana setiap klub yang pemainnya kurang dari 14, maka pertandingan tersebut ditunda.
Tapi menurutnya, banyak tim yang memanfaatkan para pemain muda mereka untuk menutupi posisi para pemain yang terpapar Covid-19. Sehingga mantan pelatih Persebaya dan Persiba itu masih yakin kompetisi tetap akan berjalan. “Karena semua tim ada banyak pemain yang kena virus Covid-19 tapi kompetisi tetap jalan,” ujar Alfredo.
Sebelumnya, Ketua Persipura Mania, Wilson Samonsabra juga berharap agar kompetisi Liga 1 tidak bernasib sama pada musim 2020 silam. Dimana kompetisi harus dihentikan pada pekan ke-3 karena pandemi Covid-19.
“Sudah ada pasal yang mengatur tentang apa yang harus dilakukan kalau ada pemain yang terpapar Covid, ya ikut aturan itu saja, klub harus konsekuen karena semua sudah setuju dengan aturan atau regulasi sebelum kompetisi dimulai,” ujar Wilson.
“PSSI dan LIB kami minta untuk tetap jalankan kompetisi, ini kompetisi klub profesional yang diatur oleh regulasi, jadi kalau ada apa-apa ya kembali ke regulasi. Sebagai pendukung Persipura, kami minta untuk tetap jalankan kompetisi, tidak semua klub punya kesiapan finansial yang sama kalau kompetisi bergulir lebih lama karena tunda,” pungkasnya. (eri/wen)
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…
Saat kapal dalam perjalanan menuju Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…