Categories: ALL SPORT

Perketat Pengawasan Atlet

Kenius Kogoya. (FOTO: Erik / Cepos)

KONI Papua

JAYAPURA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua, bersama Pusat Latihan Provinsi (Puslatprov) Papua akan memperketat pengawasan latihan atlet yamg disiapkan pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021.

Sekretaris Umum (Sekum) Koni Papua, Kenius Kogoya mengatakan, KONI tidak lagi membentuk tim, tetapi pengawasan bagi atlet PON Papua sudah menjadi tanggungjawab dari Puslatprov.

“Kita sudah mentukan atlet utama dan atlet madya, ini sudah final setelah dibahas oleh KONI, Puslatprov dan para pelatih dari masing-masing cabang olahraga,” ungkap Kenius kepada awak media saat ditemui di Kantor KONI Papua, Sabtu (6/6).

Kenius menjelaskan, jumlah atlet PON Papua mencapai 1.028 atlet, sebanyak 445 atlet utama akan melanjutkan TC Sentralisasi, sisanya akan menjalani TC desentralisasi di rumah masing-masing.

“Kita harapkan Puslatprov dapat melakukan pengawasan ketat, baik untuk atlet utama yang akan melanjutkan TC sentralisasi maupun atlet yang menggelar TC di rumah,” ujarnya.

Kenius juga mengingatkan kepada para atlet untuk memenuhi protokol kesehatan menyusul masih meningkatnya kasus positif Covid-19 di tanah Papua.

“Kami sudah ambil kebijakan, sebelum atlet Madya dipulangkan, semuanya akan dilakukan Rapid Test dulu demi kepentingan atlet dan keluarganya,” tandasnya. (eri/gin).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 day ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 day ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

1 day ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago