

Kenius Kogoya. ( FOTO: Erik / Cepos)
PON 2021 Papua
JAYAPURA – Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua, Kenius Kogoya membeberkan, bahwa atlet yang masuk dalam daftar TC sentralisasi akan segera ditampung di Wisma Atlet Mandala pada akhir bulan September mendatang.
Hal tersebut disampaikan oleh Kenius Kogoya usai melakukan rapat koordinasi dan sinkronisasi KONI dan Puslatprov, Jumat (4/9) malam di Kantor KONI Papua.
Dari beberapa agenda, kata Kenius, progres TC sentralisasi dan desentralisasi merupakan hal yang paling penting. Mengingat, Wisma Atlet telah diresmikan oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe, dan siap difungsikan.
“TC sentralisasi dan desentralisasi atlet, semoga akhir bulan ini (september), atlet kita sudah bisa masuk di wisma atlet,” ungkap Kenius usai rapat
Kata Kenius, saat ini, pihaknya terus memantapkan manjemen yang akan ditunjuk mengelola bangunan berlantai tujuh tu. “Kita lagi sedang berusaha mantapkan pengelolanya, tentunya pengelola pihak profesional, karena sudah berstandar hotel sehingga semua akan kita akan desain secara baik,” ujar Kenius.
“Pihak pengelola akan masuk pada pertengahan bulan (september) dan semoga akhir bulan, atlet kita yang TC sentralisasi sudah bisa masuk,” sambungnya.
Kenius juga menjelaskan, bagi cabang olahraga yang melakukan TC di luar Papua dan tidak memiliki fasilitas latihan di Jayapura, maka Cabor tersebut tetap melakukan TC di luar Papua.
“Kalau yang diluar tetap kita sesuaikan dengan tempat latihan mereka, atlet yang berlatih di luar, kalau kita tidak punya tempat latihannya di Papua maka kita harus sesuaikan dengan tempat latihan mereka masing-masing,” tandasnya. (eri/gin).
Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…
Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…
Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…
Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…
Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…
“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…