

JAYAPURA- Jelang digulirnya kompetisi Liga 1 2019 pada 8 Mei nanti, Persipura Jayapura justru harus kehilangan salah satu penjaga gawangnya, Panggih Prio Sembodho akibat cidera ibu jarinya.
Kiper muda Persipura yang berpangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) ini, mengalami cidera kambuhan pada ibu jari kanannya.
“Tulang ibu jarinya kananya tergeser, pemeriksaan sudah dilakukan oleh dokter tim dan sudah berangkat ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Bento kepada awak media saat ditemui di Jayapura, Sanin (22/4).
Dan sudah dilakukan pemeriksaan dan mereka laporkan bahwa kondisi cidera Panggih tidak bisa dipaksakan latihan dan harus menjalani penanganan medis lebih lanjut.
Dijelaskan Bento, kiper usia 21 tahun itu akan segera naik meja operasi untuk memulihkan cideranya.
“Harus reposisi tulang ibu jari kanannya, karena apabila direposisi lagi akan tergeser lagi karena ada urat untuk menahan reposisi itu sudah putus sehingga harus melakukan operasi,” ujarnya.
Dikatakan, apa bila Panggih menjalani operasi akan membutuhkan waktu 4 bulan untuk pemulihan.“Jika menjalani operasi secara otomatis akan absen selama 4 bulan,”tandasnya. (eri/tho)
Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…
Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…
Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…
Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…