

Boaz Solossa (tengah) saat diperkenalkan sebagai rekrutan Borneo FC, di markas Borneo FC, Samarinda, Kalimantan Timur. (FOTO' MO Borneo FC for Cepos)
JAYAPURA – Boaz Solossa mulai memasang target bersama klub barunya, Borneo FC. Bochi sapaan akrabnya berambisi untuk membuktikan bahwa ia bisa juara bersama klub lain. Apalagi menurut Boaz, secara materi pemain yang dimiliki oleh Borneo FC saat cukup menjanjikan untuk bisa bersaing pada perburuan gelar juara Liga 1 Indonesia.
Apalagi menurut Boaz, Borneo FC dari musim ke musim selalu konsisten berada di papan atas. Sehingga kehadirannya tentu menambah amunisi bagi pasukan Pesut Etam julukan Borneo FC. Kehadiran Boaz bersama klub kebanggaan masyarakat Papua kian membuat Borneo FC bernuansa Papua, pasalnya selain Boaz Borneo juga memiliki pesepak bola asal Papua seperti Terens Puhiri dan Marckho Sandy Meraudje.
Borneo FC musim ini juga ditopang oleh legiun asing yang sangat mumpuni, sebut saja sang kapten Javlon Guseynov (Uzbekistan), Jonathan Bustos (Argentina) Nuriddin Davronov (Tajikistan) serta mesin gol Francisco Torres (Brasil). Sehingga kehadiran Boaz kian menambah kekuatan bagi panji Pesut Etam musim ini.
“Meraka adalah tim baru tapi mereka punya profesional dalam manajemen sangat luar biasa, karena dari dulu saya ikuti, mereka punya persaingan, tim-tim yang sudah lama pun jauh di bawah Borneo, apalagi dengan kehadiran saya memberikan semangat kepada adik-adik dan pastinya mereka lebih semangat sekali. Dan membawa tim ini juara menjadi kebanggaan saya sendiri dan keluarga dan masyarakat di Kalimantan Timur,” ungkap Boaz Solossa kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Rabu (21/7).
Meski Borneo FC baru berusia 6 tahun, tapi Boaz mengaku memiliki misi khusus bersama Borneo FC. Pemain kelahiran Sorong, Papua Barat itu ingin membuktikan bahwa dirinya bisa berdiri di atas podium juara meski tanpa bersama Persipura Jayapura.
“Juara pasti bisa, siapapun orangnya apalagi saya secara pribadi bergabung dengan tim yang sudah jadi, saya masuk untuk melengkapi, dan kita bisa saja juara, kenapa tidak bisa, pasti bisa. Karena perkembangan mereka (Borneo FC) dari tahun ke tahun tidak menurun tapi tetap konsisten,” ujar Boaz.
Selain itu, profesionalitas manajemen Borneo FC juga menjadi alasan utama Boaz mereka bisa mengantarkan Borneo FC ke tangga juara.
“Karena Manajemen mereka bagus, Borneo FC salah salah satu tim yang profesional, penandatangan kontrak saja sudah seperti klub di Eropa, kami di sini sangat dihargai, mereka urus kami dengan baik. Dan jika begitu pemain juga merasa dihargai dan tidak menutup kemungkinan jika saya bisa juara bersama Borneo kepada tidak, semua kita serahkan kepada Tuhan,” pungkasnya. (eri/gin).
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…