

Para pemain Persipura saat sesi latihan resmi di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (1/8). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JAYAPURA – Sebagai tim musafir, Persipura Jayapura harus melakoni laga kandang di dua stadion berbeda. Yakni Stadion Aji Umbut Tenggarong dan Stadion Delta Sidoarjo. Tentu hal itu membuat tim Persipura mengalami pembengkakan finansial.
Saat ini, sejak Stadion Mandala Jayapura direnovasi, Persipura telah melakoni lima laga home. Sekali di Stadion Aji Imbut dan empat laga di Stadion Delta Sidoarjo. Dan saat menjamu Arema FC pada 20 Oktober mendatang, Persipura kembali mengunakan Stadion Aji Imbut Tenggarong.
“Sudah pasti secara finansial ada pembengkakan, hitung-hitungannya sekalipun di dua pertandingan tanpa penonton dan pertandingan lainnya ada penonton tapi tidak ada juga yang datang. Artinya kita bersyukur juga masih ada penonton kita masih ada saudara-saudara kita yang kuliah di Jawa Timur mereka menyempatkan diri datang tapi tidak dampaknya untuk finansial,” ungkap Asisten Manajer Persipura, Rindan Bento Madubun kepada awak media di Jayapura, Selasa (15/10) siang kemarin.
Meski begitu, mantan wartawan itu juga mengapresiasi kepada seluruh suporter Persipura yang datang memberikan dukungan langsung di Stadion.
“Disana (Sidoarjo) berjalan baik, mereka juga memahami kondisi di Papua saat ini, kita juga berterima kasih untuk pemerintah Sidoarjo atas dukungannya, sayangnya dampak finansialnya sangat tidak ada,” ujarnya.
Disinggung soal penggunakan Stadion Aji Imbut, Bento membeberkan bahwa timnya saat ini mendaftarkan dua laga home di selengarakan di Stadion Aji Imbut, saat menjamu Arema FC dan Persebaya Surabaya.
“Kalau pada akhirnya pertandingan lain mengalami hal yang sama, artinya kita ke Tenggarong dan saat ini berdasarkan emergency meeting kemarin, setiap klub harus punya Stadion alternatif dan kita bersyukur kita dua punya Stadion alternatif kita di Sidoarjo dan Tenggarong jadi tinggal dari kita saja mau main dimana,” jelasnya.
Sementara itu sang pelatih Jacksen Tiago juga menambahkan, bahwa kerugian besar timnya harus melakoni laga kandang diluar Jayapura. Namun pelatih asal Brasil itu tetap optimis timnya bisa menjaga tren baik meski harus bermarkas di luar Jayapura.
“Sudah hal biasa, tapi jika kita bisa menjaga tren baik kita tentu itu tidak akan masalah. Karena kita juga tahu bahwa Stadion Mandala Jayapura sedang direnovasi. Hanya saja masalah psikologis pemain yang harus berjauhuan dengan keluarga yang cukup lama, mungkin masalahnya hanya itu saja,” tandasnya. (eri/tho)
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…