Categories: OLAHRAGA

Kapolda Bantu Geisler Rp 100 Juta

Kapolda Papua Irjen Pol  Rudolf Albert  Rodja didampingi Wakapolda, Kapolres Jayapura dan Wakapolres Jayapura Kota saat menyerahkan bantuan Rp 100 juta kepada Geisler AP di Mapolda Papua, Kamis (11/7) ( FOTO : Elfira/Cepos)

JAYAPURA-Kapolda Papua, Irjen. Pol  Rudolf Albert  Rodja memberikan bantuan sebesar Rp 100 juta kepada Geisler Ap, petinju profesional asal Papua yang masih terkendala dana menjelang pertandingan melawan petinju asal Pakistan, Muhammad Bilal, pada Sabtu (20/7), di GOR Waringin. 

Bantuan itu diserahkan langsung oleh Kapolda Papua Irjen Pol  Rudolf Albert  Rodja kepada Geisler di Mapolda Papua, Kamis (11/7).

“Saya merasa terpanggil, saya baca di koran, mereka sampai mengamen hanya untuk membiayai pertandingan ini. Itu sesuatu yang tidak  perlu terjadi di tanah ini,” ujar Kapolda di sela-sela menyerahkan bantuan itu kepada Geisler.

Kalau ada kepedulian dari semua pihak, apa yang dialami Geisler pasti bisa teratasi, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian dari Polda Papua dan ajajaran dalam hal ini Polres Jayapura dan Polres Jayapura Kota, ikut membatu suksesnya persiapan Geisler dalam mempertahankan sabuk tinju WBC Asia.“Kita berharap 20 Juli, ia bisa mempertahankan sabuk itu. Saya harap dia bisa mempersiapkan diri untuk waktu yang kurang lebih satu minggu ini,” tuturnya.

Terkait dengan izin keramaian pertandingan yang akan digelar di GOR Waringin, Polda Papua siap bantu dan kedepan berharap Geisler bisa mempertahankan gelarnya begitu juga dengan  gelar berikutnya.

“Tidak harus lagi mengamen, melainkan kepedulian dari semua pihak yang ada di  tanah ini, apalagi dia ini aset nasional kita,”tegas Kapolda.

Sementara itu, Geisler AP berharap dengan bantuan yang diberikan oleh Polda Papua ini bisa dilihat oleh pemerintah povinsi dan kabupaten/kota di Papua. 

Dana yang ia butuhkan saat ini sebanyak Rp 700 – Rp 800 juta untuk melaksanakan pertandingan ini. Karena dia harus membayar Rp 400 juta sesuai permintaan dari badan tinju WBA dan WBC.“Saya mempertahankan gelar WBC dan merebut gelar WBA itu, saya harus membayar Rp 400 juta, Rp 200 juta  ke WBC dan  Rp 200 juta ke WBA. Namun sampai saat ini dana yang kami kumpulkan belum tercapai,” jelasnya.

Adapun bantuan dari pemerintah yang baru ia dapatkan yakni dari Walikota Jayapura, Bupati Jayapura dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua.

Dalam pertadingan  yang akan digelar 20 Juli itu, ia menyediakan 100 tiket VIP dan 500 tiket ekonomi. Ia berharap semua pejabat yang ada di Papua bisa hadir dan bisa menyaksikan pertandingan ini.

“Dengan menyaksikan pertandingan ini, mereka bisa melihat betapa susahnya perjuangan kami untuk  membuat pertandingan ini,”pungkasnya. (fia/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

DKP Sinode KINGMI Dukung Penyelesaian Damai Sengketa Tapal Batas Kapiraya

Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…

27 minutes ago

Pemprov Papua Selatan Kebut Pekerjaan Pembangunan Jalan

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…

1 hour ago

PSN Cetak Sawah Tidak Berada di Kawasan Konservasi Taman Nasional Wasur

Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy  untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…

2 hours ago

MBG Tak Dipaksakan, Sekolah di Yahukimo Tetap Gratis

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo, Akso Balingga menyusul aksi demonstrasi pelajar yang…

3 hours ago

Cegah Narkoba, Gelar Operasi Antik Noken 2026 di THM

Kedatangan aparat gabungan ini merupakan bagian dari eksekusi Operasi Antik Noken 2026 yang digelar Kepolisian…

7 hours ago

Polres Mimika Bubarkan Tawuran dan Amankan Pemuda Bersenjata Tajam

Operasi yang dikemas dalam bentuk Patroli Gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut dipimpin langsung…

8 hours ago