Menurut Prabowo, itu adalah sikap yang luar biasa, lantaran pada budaya Barat, justru orang yang kalah harusnya yang datang menyambangi orang yang menang.
“Di negara Barat, biasanya yang kalah yang telpon atau datang kepada yang menang. Memang ilmu orang Solo ini luar biasa,” tutur Prabowo yang langsung disambut tepuk tangan.
Kemudian Menteri Pertahanan itu mengakui, bahwa Solo termasuk Jogja adalah daerah pencetak calon-calon pemimpin besar negeri ini.
Diketahui, Prabowo sudah dua kali berhadapan dengan Jokowi dalam Pilpres, dan dua kali pula Jokowi mengalahkan dirinya.
Pada Pilpres 2014 ketika Prabowo berpasangan dengan Hatta Rajasa, ia kalah. Lalu pada Pilpres 2019 ketika Prabowo berpasangan dengan Sandiaga Uno, ia kembali dikalahkan oleh Jokowi.
Sebelumnya, Prabowo juga sempat menyampaikan uneg-unegnya pada 15 September yang lalu, perihal alasan mengapa dirinya terus-terusan kalah oleh Jokowi.
Pada acara Podcast Youtube Kaesang Pangarep, Prabowo blak-blakan menyampaikan mengapa dirinya terus-terus gagal jadi presiden.
Ia mengatakan, waktu dulu masih belajar sebagai siswa, ia mengaku jarang mengerjakan PR. Lalu tanpa diduga, Prabowo mengatakan hal itulah yang membuatnya gagal jadi Presiden selama ini.
“Seandianya saya rajin bikin PR, mungkin saya udah jadi Presiden kemarin-kemarin,” tuturnya yang langsung membuat orang-orang kala itu tertawa.
“Pasti Pak Jokowi rajin bikin PR,” lanjut Capres yang diusung partai Koalisi Indonesia Maju tersebut.***
Sumber: youtube | Jawapos
Page: 1 2
Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…
rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan menyukseskan berbagai program prioritas yang dicanangkan…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menargetkan 1.000 mahasiswa menerima bantuan pendidikan melalui program Mahasiswa Cerdas (Mace)…
Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun, menegaskan bahwa selama lebih dari satu tahun…