Hadits ini merupakan sighat amar, yaitu ij’alu, menyebabkan terdapat beberapa perbedaan di antara imam madzhab. Menurut Imam Abu Hanifah, yang memandang hadist ini shighatnya amar, ij’alu, maka wajib hukumnya melaksanakan sholat witir. Dimana sighat amar, yang berarti perintah maka itu wajib.
Lain dengan madzhab Imam Syafi’i yang memiliki pandangan berbeda, karena dalam hadits ini menyebut akhirul lail, yang berarti waktunya umum, maka imam syafi’i menyatakan hukum sholat witir itu tidak wajib, melainkan sunnah saja.
Dalam pelaksanaannya, ternyata sholat witir dapat dilaksanakan setelah melaksanakan sholat sunnah ba’diyah isya berarti sholat ini dapat dilaksanakan walau di luar bulan suci ramadhan.
Sahabat nabi dahulu mempraktikkan sholat witir ada yang melakukannya benar benar di penghujung malam sesuai dengan perintah hadist tersebut. Ada juga yang melaksanakannya setelah sholat ba’diyah isya. Dalam waktu pengerjaanya, keduanya sama sama mulia dan dipraktikkan oleh sahabat nabi.
Abu Bakar As Shidiq, salah satu sahabat nabi yang melaksanakan sholat witir setiap selesai sholat ba’diyah isya. Beliau melakukannya karena tidak mau kehilangan sholat witir sebab kelalaiannya sebagai manusia, seperti ketiduran, kelelahan, sehingga tidak dapat melaksanakan sholat witir.
Selain Abu Bakar, hal itu juga dilakukan oleh Utsman bin Affan. ternyata pelaksanaan sholat witir setelah ba’diyah Isya ini berdasarkan riwayat Imam Muslim yang berbunyi:
“Barangsiapa yang khawatir tidak bisa shalat witir di akhir malam sebagai penutup, maka witirlah di awal malam. Awal malam ini setelah melakukan shalat isya, ba’diyah isya, lalu ditutup witir. Tetapi kalau dia mantab hatinya menginginkan witir seperti diperintahkan Rasulullah SAW, maka akhirkan,”
Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan sholat witir ini dapat dilaksanakan di rumah sebagaimana melaksanakan sholat sunnah lainnya. Sholat sunnah ini tidak diwajibkan, tetapi dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah di masjid atau musholla.
Ustad Firanda Andirja menuturkan bahwa diperbolehkan untuk sholat witir di rumah setelah melakukan sholat tarawih secara berjamaah. Akan tetapi, disayangkan karena sholat witir tidak mendapatkan keutamaan sholat berjamaah dan tidak dicatat sebagai pahala sholat semalam suntuk.
Saat menjalankan shalat pada umumnya, malaikat akan mencatat dan bersaksi atas seluruh ibadah kita, tetapi ada yang spesial untuk sholat akhirul lail, sebab ada bonus tambahan saksi dari para malaikat. (*)
sumber: Jawapos
Page: 1 2
Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…