Categories: KESEHATAN

Bahaya Tersembunyi Nanoplastik!

Bisa Picu Stroke, Gangguan Sperma, hingga Janin

SURABAYA- Temuan mengejutkan mengenai keberadaan partikel nano dan mikroplastik (NMPs) yang telah masuk ke dalam sistem peredaran darah manusia ternyata memiliki bahaya yang luar biasa. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (ECOTON) dengan melibatkan 30 subjek perempuan di wilayah Blitar, Pacitan, Magetan, Lamongan, dan Malang ini menemukan rata-rata terdapat 9 partikel mikroplastik per 1 ml darah.

Manager Science, Art and Communication ECOTON, Prigi Arisandi, menjelaskan bahwa temuan ini mematahkan keraguan sebelumnya mengenai kemampuan plastik menembus sistem biologis tubuh. Pasalnya, partikel yang ditemukan memiliki ukuran sangat kecil, jauh di bawah ukuran sel darah merah.

“Definisi mikroplastik adalah pecahan plastik dengan ukuran di bawah 5 mm hingga 1 µm atau 1 per 1000 milimeter. Jika ukurannya di bawah 5 µm, plastik ini bisa masuk ke dalam eritrosit (sel darah merah),” jelas Prigi, Senin (13/4).

Untuk memastikan temuan tersebut, tim ECOTON berkolaborasi dengan Scientific Imaging Centre (SIC) Institut Teknologi Bandung (ITB) menggunakan alat Scanning Electron Microscope (SEM) yang memiliki ketelitian hingga 10 nanometer. Kepala Laboratorium Mikroplastik ECOTON, Rafika Aprilianti, memaparkan hasil analisis yang menunjukkan partikel plastik telah mencapai tahap nano.

“Dengan menggunakan SEM kami menemukan nanoplastik dalam darah dan sperma dengan ukuran 200-800 nanometer. Bentuknya berupa serat (fiber) dan pecahan (fragmen),” ungkapnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

8 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

9 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

10 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

11 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

12 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

13 hours ago