Categories: NASIONAL

KPU Diminta Gunakan Produk Dalam Negeri Dalam Logistik Pemilu

JAKARTA-Presiden Joko Widodo meminta KPU sebisa mungkin menggunakan produk-produk buatan dalam negeri dalam pengadaan dan distribusi logistik Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024.

“Kami setuju soal ini karena saya kira penting kami ingatkan kembali, karena yang namanya demokrasi itu dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Sehingga, sebisa mungkin produk-produk lokal, produk-produk domestik dalam negeri itu yang kami utamakan,” kata Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari di Jakarta, seperti yang dikutip dari Antara, Senin (30/5).

Dia mengatakan pihaknya akan menggunakan 100 persen bahan dalam negeri untuk pengadaan barang dan jasa logistik pemilu, sehingga pesta demokrasi juga berkontribusi pada ekonomi nasional. “Kami memohon dukungan kepada Presiden dalam proses-proses pengadaan dan distribusi logistik,” tambahnya.

Menurut Hasyim, Presiden juga telah memberikan kepastian akan memberikan dukungan penuh dan jaminan terhadap proses pengadaan distribusi logistik. Hal itu disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo saat menerima audiensi anggota KPU RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.

Selain soal logistik, lanjutnya, ada sejumlah poin penting yang disampaikan Presiden Jokowi, antara lain dukungan penuh dari Presiden terhadap tahapan dan pelaksanaan Pemilu 2024 yang menjadi tanggung jawab KPU.

Presiden mendukung penuh kebutuhan KPU, baik regulasi, pendanaan, serta upaya untuk meningkatkan kualitas Pemilu 2024 terkait partisipasi maupun tata kelola pemilu. Presiden juga mendorong KPU untuk mengelola dengan baik pelaksanaan pemilu, terutama pada persoalan teknis yang bisa berubah menjadi persoalan politis.

Hasyim mengatakan Presiden mendorong kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian (K/L), pemerintah daerah (pemda), dan instansi terkait untuk mendukung penuh KPU. (Antara/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: NASIONAL

Recent Posts

Kejati Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Jalan Boven Digoel

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…

3 hours ago

Wajib Menang Meski Banyak Celah

Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…

18 hours ago

Sama-sama Mabuk, Seorang Guru Dibacok Teman Minum

Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…

23 hours ago

Tekanan Diplomatik di Forum PBB Momentum Emas Bagi Indonesia

Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…

1 day ago

​Perjanjian Roma dan New York Agreement Dianggap Cacat

Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…

1 day ago

16 Pejabat Baru Dilantik jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran

Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…

1 day ago