Categories: NASIONAL

7 Manfaat Puasa Ramadhan untuk Kesehatan Mental

1. Mengurangi Stres
Melansir laman Universitas Gadjah Mada “Discovering the Advantages of Fasting for Mental Health”, ternyata puasa membantu menghilangkan stres.
Menurut Psikiater yang juga Ketua Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Psikiatri FK KMK UGM, puasa memiliki efek langsung dalam menghilangkan stres.

Menurutnya, saat berpuasa orang cenderung membuat jadwal makan yang lebih baik. Konsumsi makanan yang diatur juga memengaruhi cara berpikir menjadi lebih teratur.
Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa menurunkan tingkat makan, termasuk sejumlah karbohidrat, lemak, selama beberapa minggu, dapat meningkatkan kemampuan berpikir.

Nah menurut pakar di atas, jika kita berpikir dengan baik, emosi kita akan terkontrol dengan lebih baik. Nah, hal inilah yang dapat membantu mengurangi stres.
Di samping itu, puasa juga dapat menstabilkan hormon kortisol (hormon yang berhubungan dengan stres) yang diproduksi oleh kelenjar adrenal. Sederhananya, hal ini dapat menurunkan tingkat stres dalam pikiran.

2. Meningkatkan Suasana Hati
Selain mengurangi stres, puasa juga dapat meningkatkan suasana hati, lo. Penelitian di Journal of Nutrition Health & Aging, menemukan bahwa setelah 3 bulan puasa intermiten, peserta studi melaporkan suasana hati yang membaik.
Tak cuma itu saja, mereka juga merasakan penurunan ketegangan, kemarahan, dan kebingungan.

Di samping itu, ada pula studi lain pada 2018 yang menyelidiki strategi penurunan berat badan.  Studi tersebut menemukan bahwa puasa intermiten dikaitkan dengan peningkatan signifikan dalam kesejahteraan emosional dan depresi.

3. Meningkatkan Memori
Menurut sebuah penelitian di Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics, membatasi jam makan seperti puasa telah terbukti secara signifikan dapat meningkatkan daya ingat.
Dalam studi tersebut, setelah subjek penelitian melakukan empat minggu puasa intermiten, kinerja pada tugas perencanaan tata ruang dan memori kerja meningkat secara signifikan.

Di samping itu, penelitian tambahan pada hewan telah menemukan bahwa puasa intermiten meningkatkan pembelajaran dan daya ingat.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Faktor Ekonomi dan Judi Online Membuat Banyak Pernikahan Pasangan Muda KandasFaktor Ekonomi dan Judi Online Membuat Banyak Pernikahan Pasangan Muda Kandas

Faktor Ekonomi dan Judi Online Membuat Banyak Pernikahan Pasangan Muda Kandas

Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…

1 day ago

Polisi Selidiki Pembacokan Sekuriti oleh OTK

Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…

1 day ago

Mayoritas Pelaku 3C Masih di Bawah Umur

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…

1 day ago

Fasilitas Terbatas Hambat Pelayanan Puskesmas Tapormai

elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…

1 day ago

Kementan Dukung Pengembangan Lahan Pangan di Kota Jayapura

Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…

1 day ago

Daya Tampung SMAN 1 Sentani Terbatas!

Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…

1 day ago