

Menteri BUMN Erick Thohir . (Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JAKARTA-Bekal calon presiden 2024, Prabowo Subianto dikabarkan sedang mencari partner yang berpengalaman dalam bidang ekonomi untuk maju Pilpres 2024.
Untuk mengusung visi dan misinya di Pilpres 2024 mendatang, Prabowo Subianto tentu mempersiapkan diri dengan matang.
Capres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto, butuh cawapres yang berpengalaman di bidang ekonomi untuk mendampinginya pada Pilpres 2024 mendatang.
Menurut Prof Dr Hotman, Guru Besar FISIP Universitas Airlangga bahwa Menteri BUMN Erick Thohir menjadi pilihan yang tepat untuk dampingi Prabowo sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres).
Tentu, sebagai pemimpin Kementerian BUMN Erick Thohir memiliki banyak pengalaman dalam bidang perekonomian apalagi telah membawa progres positif dan signifikan dalam sektor ekonomi Indonesia.
“Saya melihat Erick Thohir ini bisa melengkapi apa yang dibutuhkan oleh Prabowo Subianto, salah satunya di bidang ekonomi,” kata Prof Hotman saat dihubungi, Rabu (18/10).
Erick Thohir memiliki tanggung jawab besar dalam memimpin Kementerian BUMN seperti mengawasi puluhan perusahaan milik negara yang bergerak dalam berbagai sektor seperti energi, transportasi, perbankan dan telekomunikasi.
Bahkan ia juga mengarahkan strategi serta kebijakan yang bertujuan untuk memajukan pertumbuhan perekonomian nasional dan berkat usahanya, ia berhasil mencapai berbagai macam prestasi.
Berbagai macam pencapaian yang telah diraih oleh Menteri BUMN, Erick Thohir sangat berkompeten dalam mengelola sektor ekonomi indonesia.
Salah satu prestasi yang mencolok adalah berhasil meningkatkan laba Kementerian BUMN hingga mencapai Rp 303 triliun dan menyetorkan dividen sebesar Rp 80 triliun ke kas negara.
Maka dari itu, Erick Thohir dinilai sangat cocok untuk dipasangkan dengan Prabowo di Pilpres 2024 mendatang.
“Peluang yang menjanjikan ya Pak Erick Thohir ke Pak Prabowo, dari kemampuannya dan catatan keberhasilannya di BUMN,” pungkas Prof Hotman. (*)
Sumber : Jawapos
Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…
Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…
Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…
Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, menegaskan bahwa masyarakat adat…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura…
Sebelas SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten…