

1-MBG dirawat
JAKARTA – Pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dirombak. Tiga pejabat lama telah ditahan. Presiden Prabowo Subianto juga memberi warning agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak menjadi lahan mencari keuntungan. Namun, insiden gangguan kesehatan massal pasca-mengonsumsi MBG masih terjadi.
Dalam dua hari terakhir, sedikitnya dua insiden dugaan keracunan terjadi. Salah satunya di Bangkalan, Jawa Timur. Puluhan siswa di Kecamatan Kokop mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap menu MBG. Hingga Jumat (5/6), sedikitnya 84 penerima program harus menjalani perawatan. Mulai siswa SD hingga SMA. Sebelumnya, mereka mengonsumsi menu MBG produksi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al Barokah Kokop Dupok.
Ketua Satgas MBG Bangkalan Bambang Budi Mustika mengaku telah mengecek langsung kondisi siswa. ”Saat kami ke lapangan, ternyata korbannya lebih banyak,” ujar mantan Kepala Dispendik Bangkalan itu. Para korban menjalani perawatan di Puskesmas Kokop dan fasilitas kesehatan lainnya. Mereka mengeluh mual setelah menyantap menu MBG yang berisi nasi putih, sate ayam, tempe goreng, acar timun-wortel, dan semangka. ”Jumlah penerima manfaatnya ribuan, tapi yang dilarikan ke puskesmas hanya 84 orang,” katanya.
Puluhan penerima MBG yang harus dirawat tidak hanya berstatus siswa. Ada pula warga umum. Bahkan, keluhan yang dialami lebih parah dibandingkan siswa. ”Hingga muntah-muntah lima kali usai makan menu MBG itu,” tambahnya. Berdasarkan hasil pengumpulan informasi, penerima manfaat menyebut menu yang diterima enak dan tidak berbau. ”Menunya tidak basi, dan korban lahap makannya. Tapi, satu jam kemudian muntah-muntah dan pusing,” katanya.
Page: 1 2
Ketua MRP Nerlince Wamuar mengatakan, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk berdiskusi mengenai berbagai situasi…
Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), target PAD Kota Jayapura tahun 2027 telah…
Pemerintah Provinsi Papua mendorong percepatan realisasi anggaran APBN, khususnya pada belanja modal serta belanja barang…
Merespons kondisi tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Jayapura bergerak cepat dengan…
Pemerintah Kota Jayapura menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 dari sekitar Rp307 miliar…
Keluarga almarhum Jhon S. Wanimbo mendesak Polda Papua tidak berhenti pada penanganan awal kecelakaan maut…