

Ilustrasi kekayaan sering kali diidentikkan dengan banyaknya harta
Lentera Ramadan
DALAM kehidupan modern, kekayaan sering kali diidentikkan dengan banyaknya harta, luasnya aset, atau besarnya saldo di rekening. Ukuran keberhasilan seseorang pun kerap dinilai dari seberapa besar materi yang mampu ia kumpulkan. Padahal dalam pandangan yang lebih luas, makna kaya tidak sesederhana itu.
Kekayaan sejati bukan hanya tentang memiliki banyak harta, melainkan tentang kecukupan hidup yang menghadirkan ketenangan batin serta kemampuan untuk memberi manfaat kepada orang lain. Harta yang dimiliki tidak lagi menjadi sumber kegelisahan, tetapi berubah menjadi sarana untuk berbagi, membantu sesama, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ketika harta dimanfaatkan untuk kebaikan, di situlah kekayaan menemukan makna yang sesungguhnya. Dalam ajaran Islam, ukuran kekayaan tidak hanya ditentukan oleh jumlah materi. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa kekayaan sejati justru terletak pada kelapangan hati. Rasulullah SAW bersabda: “Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta, tetapi kekayaan yang sebenarnya adalah kaya hati.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis tersebut menunjukkan bahwa seseorang bisa saja memiliki harta melimpah namun tetap merasa kurang. Sebaliknya, ada pula orang yang hidup sederhana tetapi hatinya penuh rasa cukup dan syukur. Ketika hati merasa cukup, seseorang akan menjalani hidup dengan lebih tenang. Ia tidak terus-menerus dikejar rasa takut kehilangan atau keinginan tanpa batas.
Dalam kehidupan sehari-hari, kekayaan yang penuh keberkahan justru lahir dari proses yang jujur dan konsisten.Ibarat sebuah produk yang dipercaya konsumen, keberhasilan tidak selalu datang dari harga yang mahal, tetapi dari kualitas yang terjaga. Kepercayaan itulah yang membuat usaha bertahan lama dan menghasilkan rezeki yang berkelanjutan. Begitu pula dalam kehidupan manusia. Rezeki yang diperoleh dengan cara yang baik, dijaga kejujurannya, dan dimanfaatkan secara bijak akan membawa keberkahan yang lebih besar.
Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Jayapura resmi membuka Rapat Paripurna Istimewa Masa Persidangan II Tahun…
Memasuki semester kedua tahun anggaran 2026, Bupati Mimika Johannes Rettob memberikan atensi khusus terhadap proses…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo melalui Wakil Wali Kota, Rustan Saru, memaparkan berbagai capaian pembangunan…
Ia menyebutkan, Indonesia saat ini menempati posisi kedua dengan kasus TBC terbanyak di dunia. Sementara…
emerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat pendataan penerima program…
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus melakukan berbagai untuk memprimosikan keunggulan-keunggalan sektor pariwisata. Kali ini adalah…