Categories: NASIONAL

Dampak Langsung dari Perang Iran vs Israel – Amerika

Dari Aspek Ekonomi, Energi, Harga BBM, hingga Pariwisata

JAKARTA-Konflik di jantung produksi minyak dunia, jazirah Arab, selalu memicu kepanikan pasar, di tengah kondisi global yang sedang serba tidak menentu. Berikut ini sejumlah potensi dampak tersebut. Lonjakan Harga Minyak Mentah: Harga minyak dunia (Brent dan WTI) diprediksi bisa menembus angka 120–150 USD per barel jika Selat Hormuz terblokade. Iran memiliki kemampuan untuk menutup jalur ini, yang merupakan lintasan bagi 20% pasokan minyak dunia.

Beban Subsidi APBN: Indonesia menggunakan asumsi harga minyak tertentu dalam APBN. Jika harga dunia melonjak jauh di atas asumsi tersebut, pemerintah dihadapkan pada dua pilihan sulit: Menaikkan harga BBM subsidi (Pertalite/Solar) atau Menambah anggaran subsidi yang akan memperlebar defisit anggaran.

Kenaikan Tarif Listrik: Karena sebagian pembangkit listrik masih menggunakan gas dan minyak, biaya produksi PLN akan meningkat, yang berpotensi memicu penyesuaian tarif listrik bagi industri dan rumah tangga non-subsidi. Ketidakpastian global biasanya membuat investor menarik modal dari pasar negara berkembang (emerging markets) menuju aset aman (safe haven) seperti emas dan Dollar AS.

Depresiasi Rupiah: Ada risiko Rupiah melemah terhadap Dollar AS. Hal ini akan membuat biaya impor bahan baku industri dan pangan (seperti gandum dan kedelai) menjadi lebih mahal, yang berujung pada kenaikan harga barang konsumsi di pasar lokal. Kenaikan harga energi selalu memiliki efek domino (multiplier effect). Biaya Logistik: Jika harga BBM naik, biaya angkut logistik pangan dari sentra produksi ke pasar akan meningkat. Ini akan memicu inflasi pangan (volatile foods) di seluruh daerah.

Penurunan Daya Beli: Dengan harga kebutuhan pokok yang merangkak naik sementara pendapatan masyarakat tetap, daya beli akan tergerus, yang dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal pertama 2026 ini. Sektor Pariwisata (Khususnya Bali), sebagai destinasi internasional, Bali sangat sensitif terhadap isu keamanan global. Biaya Tiket Pesawat: Kenaikan harga avtur (bahan bakar pesawat) akibat krisis minyak akan membuat harga tiket penerbangan internasional dan domestik melonjak tajam.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

15 minutes ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 hour ago

Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 

   Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…

2 hours ago

Perkuat Pengawasan Telur Anpu, Pemprov Siapkan  Surat Edaran Baru

Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…

3 hours ago

RDP Panja Pelayanan Publik Tak Dihadiri Pihak DLHK

   Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…

4 hours ago

Realisasi Fisik PUPR Papua Hampir 70 Persen

  Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…

5 hours ago