

Anggota Polsek KPL saat melakukan pengamanan di Pelabuhan Laut Jayapura Rabu (28/4). ( FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA- Pengamanan di Pelabuhan Laut Jayapura mulai diperketat jelang hari raya idul fitri. Hal ini untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan terutama penyelundupan barang ilegal ataupun orang mudik.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura Iptu Enis Romony menyampaikan, anggota di tempatkan pada titik titik tertentu untuk melakukan pengamanan. Ada yang berjaga di luar dermaga ada juga yang berada dalam kawasan dermaga.
“Untuk pengamanan tetap kami perketat, tidak diperbolehkan ada penumpang mudik untuk kapal berikutnya lagi karena sudah mendekati lebaran,” terang Kapolsek kepada Cenderawasih Pos, Rabu (28/4) kemarin.
Dikatakan, untuk kapal berikutnya apabila ada penumpang yang naik tanpa disertai dengan surat izin atau surat jalan maka tidak diizinkan naik ke atas kapal. “Begitu juga dengan pengawasan barag baik barang yang naik atau barang yang turun dari atas kapal,” terangnya.
Sebanyak 16 orang personel Polsek KPL diterjunkan untuk mengamankan setiap kapal masuk dan keluar dari Pelabuhan Laut Jayapura.
Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Jayapura Taher Laitupa mengatakan, pihaknya memaksimalkan pengawasan di Pelabuhan Jayapura jelang lebaran nanti. “Kami tetap memonitoring terhadap tugas tugas keselamatan orang,” ucap Laitupa kepada Cenderawasih Pos. (fia/wen)
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…