Categories: METROPOLIS

Kapan Jembatan Hamadi-Holtekamp Dibuka?

Jembatan Hamadi-Holtekamp yang telah rampung dikerjakan, kendaraan roda empat pun sudah ada yang melewati jembatan tersebut, namun kapan dibuka untuk umum masih belum ada kejelasan. ( FOTO : Elfira/Cenderawasih Pos )

Komisi IV:  Kondisi Jembatan Sudah Representatif 

JAYAPURA – Pekerjaan  jalan dan jembatan Hamadi-Holtekamp termasuk ring road yang sudah rampung diminta untuk segera dioperasikan. Paling tidak jika dibuka akan mengurai sedikit kemacetan yang terjadi disejumlah titik di Kota Jayapura. Selain itu masyarakat juga perlu membiasakan bagaimana merasakan akses jalan yang baru dibangun. Pihak Balai Jalan Jembatan termasuk Dinas PU selaku pihak yang mengerjakan diminta untuk bisa segera berkoordinasi dengan pemerintah untuk segera diresmikan. 

 Begitu juga bila masih ada yang dianggap kurang perlu segera dikoordinasikan  untuk segera dirampungkan. “Yang kami tahu di DPR jembatan dan jalan itu sudah selesai tapi mengapa sampai sekarang belum juga dibuka. Apa waktu pekerjaannya molor?,” cecar Thomas Sondegau, salah satu anggota Komisi IV DPR Papua, Jumat (24/5). Selama ini ia melihat masyarakat hanya “mencuri-curi” foto untuk bisa berpose dengan jembatan yang menjadi kebanggaan semua. Belum semua diberikan akses untuk bisa melintas meski secara fisik ia melihat kondisi jembatan sudah representatif. 

“Atau ada akses jalan di arah Holtekam yang belum sepenuhnya selesai? Harusnya ketika fly over dibangun, kondisi jalan yang ditimbun karang ini juga dirampungkan. Bila ada kendala langsung disampaikan,” jelasnya.  Komisi IV menaruh harap dua akses jalan ini  segera dioperasikan karena hingga masih ada sejumlah titik yang rawan macet disaat terjadi peningkatan jumlah kendaraan. “Lihat di depan SMU 4, atau Ale-ale yang terus menerus macet. Nah kalau jumlah kendaraan bisa dibagi aksesnya kemungkinan kemacetan ini akan terurai,” imbuhnya. 

 Selain itu, akses jalan ini akan dimanfaatkan untuk mendukung PON namun sebelumnya  kata Thomas perlu dilakukan ujicoba lebih dulu agar diketahui bagian mana yang dirasa kurang dan perlu diperbaiki. “Seingat  saya dulu pihak balai pernah sampaikan bahwa pekerjaan rampung September 2018 namun berubah menjadi Maret 2019 tapi sampai sekarang masih juga belum dioperasikan. Kalau memang sudah bisa digunakan segera koordinasi dengan Pemprov untuk diresmikan, jangan ditunda lagi,” pungkasnya. 

 Ya, dari penelusuran koran ini memang banyak yang telah “berhasil” melewati jembatan merah tersebut. Tak sedikit pula yang mengabadikan momen tersebut di media sosial.  (ade/wen) 

newsportal

Recent Posts

Pangkogabwilhan Diminta Evaluasi Sistem Operasi di Papua

Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…

4 hours ago

Target Sentuh Atap Langit, Temui Masjid Megah di Tepi Danau

Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…

5 hours ago

Hitung-hitungan Dana Otsus Harus Sampai Akhir Tahun

Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…

11 hours ago

Pengelolaan Sagu Harus Bisa Berkelanjutan

Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…

12 hours ago

Papua Lepas 840 Calon Jemaah Haji

Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…

13 hours ago

Terapi Baru untuk Kanker Stadium Lanjut Kini Tersedia di Dalam Negeri

“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…

18 hours ago