

JAYAPURA-Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru,MM.,mengungkapkan, pengoperasian pasar youtefa Kotaraja, yang berada di belakang komplek Perumahan MRP paling lambat dioprasikan pada akhir bulan Oktober 2019.
Pengoperasian pasar ini sesuai perintah Wali Kota Jayapura diperuntukan untuk pedagang mama-mama Papua, pedagang sayur, pedagang buah dan penjual ikan dan daging. Untuk, Bahan pokok, pakaian, barang pecah belah maupun elektronik masih berjualan di Pasar Youtefa Abepura.
“Saat ini kita terus melakukan peningkatan sarana dan prasarana, mulai pembuatan jembatan dari jalan ke pasar, pemagaran pasar disebelah samping dekat sungai, pembuatan pos dan peningkatan saranan prasarana lainnya, supaya pada saat dilakukan pengoperasian sudah bisa maksimal,”katanya, Selasa (20/8).
Dijelaskan, Pasar Youtefa Kotaraja dibangun untuk memberikan kenyamanan bagi para pedagang maupun pengunjung yang datang ke pasar agar terbebas dari banjir dan pasar dibangun seperti saat ini disesuaikan dengan permintaan masyarakat.
Wawali mengakui, kedepannya jika pemerintah pusat memberikan bantuan lagi, maka akan dilakukan penambahan bangunan los di pasar, sehingga, semua penjual yang ada di pasar Youtefa Abepura bisa berjualan di pasar Youtefa Kota Raja.
“Tanah di lokasi Pasar Youtefa Kotaraja sangat besar, bisa menampung pedagang di pasar Youtefa Abepura, termasuk pembangunan terminal, tapi kita bangun bertahap karena dananya sangat besar, semoga pemerintah pusat bisa membantu Pemkot Jayapura,”jelasnya.(dil/gin)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…