

JAYAPURA-Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura sekaligus juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura dr. Ni Nyoman Sri Antari mengatakan, sudah banyak dokter dan tim medis di Kota Jayapura yang kini terpapar Covid-19 dan dirawat di Rumah Sakit maupun karantina Hotel Sahid Jayapura.
Dengan semakin masih meningkatnya penyebaran kasus Covid-19 di masyarakat dan masyarakat masih ada yang bandel tidak mau terapkan Protokol Kesehatan, dr.Sri Antari mengaku cukup capek karena sebagai garda terdepan dalam membantu penyembuhan pasien Covid-19 jika tim medisnya banyak yang terpapar bahkan ada yang meninggal dunia.
Apakah ini tidak ada rasa kasih dan kepedulian dari masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 Kota Jayapura.
“Mari kita terapkan protokol Kesehatan, jangan malas tahu, jika sudah banyak dokter dan perawat yang terpapar Covid-19, rumah sakit tidak layani pasien umum, siapa yang mau tolong kita, jangan buat kita lebih capek lagi, jika sampai banyak tim medis yang nyerah tentu semua kami hanya bisa bilang terserah. Oleh karena itu, mari tolong kami dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,”ungkapnya.
Dijelaskan, meningkatkannya kasus positif Corona di Kota Jayapura disebabkan karena masyarakat ada yang tidak mau menerapkan protokol Kesehatan, kedua masyarakat ada yang tidak mau jujur jika pernah kontak dengan pasien Covid-19, atau telah berpergian di zona merah dan ketiga masyarakat tidak mau menjaga pola hidup sehat atau menjaga imunitas tubuh, jika masyarakat tidak enak badan atau sakit dipaksakan bekerja atau melakukan aktivitas padahal potensi terkena virus Corona sangat besar.(dil/wen)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…