Categories: METROPOLIS

Tim Bencana Daerah Diminta Lebih Responsif

Tanah longsor yang terjadi di jalan Skyland menuju Otonom Kotaraja,Senin (15/2) kemarin. Wawali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM meminta kepada tim bencana daerah untuk cepat tanggap jika terjadi bencana. ( FOTO: Lucky Ireeuw /Cepos)

JAYAPURA-Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM.,meminta kepada tim bencana daerah untuk tanggap dan respon terhadap semua kejadian yang terjadi di Kota Jayapura. Baik itu banjir, tanah longsor, kebakaran dan pohon tumbang, dan sebagainya.

Seperti yang terjadi di jalan Abepura  Skyland turunan menuju Kantor Otonom Kotaraja terjadi tanah longsor dan membuat pengendara yang melintas harus waspada dan hati-hati.

Sehingga adanya kejadian ini diminta kepada tim penanggulangan bencana daerah yang sudah terbentuk untuk tetap lakukan komunikasi, koordinasi dengan baik dalam mengatasi semua musibah yang ada.

“Saaat ini di bulan Februari hingga Maret  kondisi cuaca di wilayah Kota Jayapura menghadapi musim penghujan, sehingga pada bulan Januari lalu Pemkot Jayapura telah membuat tim Penanggulangan Bencana Daerah yang melibatkan semua pihak, jika sewaktu-waktu terjadi banjir, tanah longsor maka tim penanggulangan bencana daerah bisa turun sesuai Tupoksinya untuk membantu dalam mengatasi masalah tersebut,’’ungkapnya, Senin (15/2)kemarin.

  Wawali menambahkan, Pemkot Jayapura juga sudah membuat grup WA koordinasi bencana daerah sehingga semua informasi kejadian di wilayah Kota Jayapura selalu diinformasikan secara terupdate.

“Saya harap dengan situasi dan kondisi seperti ini tim penanggulangan bencana daerah yang telah terbentuk untuk tetap standby dan adanya grup WA koordinasi bencana daerah semua yang masuk di grup WA ini bisa selalu lakukan komunikasi, koordinasi di grup terus dilakukan monitor jika ada kejadian yang memang bertugas dalam Tupoksinya bisa langsung bertanggung jawab dalam menangani musibah yang ada,’’jelasnya.

  Diminta juga untuk Dinas PUPR PKP untuk bisa memperbaiki drainase yang tersumbat, kali/sungai bisa dilakukan pengerukan termasuk, jika yang sudah keropos bisa dipotong supaya tidak mengganggu keamanan, termasuk jika ada tanah longsor, jalan terkikis akibat hujan bisa diperbaiki.(dil/wen)

newsportal

Recent Posts

Banyak Daerah Tak Mampu Lagi Bayar Gaji PPPK

Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…

20 hours ago

Diduga Karena Persoalan Asmara

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…

21 hours ago

Pentingnya Investasi Pendidikan dalam Memajukan Papua

Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…

22 hours ago

Gas LPG 12 Kg Tembus Rp400 Ribu

Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…

23 hours ago

“Halo Pak Presiden, Ini Bagaimana Makanan MBG Ada Ulat”

Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…

24 hours ago

Dari Sampah Hingga Penyelundup yang Kucing Kucingan

Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…

1 day ago