

Masyarakat ketika mengunjungi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw Jumat (11/12) lalu. ( FOTO: Noel/Cepos)
JAYAPURA – Sejak pandemi Covid-19 melanda dunia, pintu-pintu perbatasan berbagai negara juga diperketat bahkan ada yang ditutup total. Seperti halnya penutupan perbatasan RI-PNG di Skow-Wutung.
Ya, seperti halnya Masyarakat yang berkunjung ke perbatasan biasanya ada yang membeli barang-barang dari PNG seperti barang cenderamata, atau jajanan ringan seperti twisties, sosis dan sebagainya.
Dari pantauan Cenderawasih Pos di wilayah perbatasan Skow, banyak pengunjung yang mengisi waktu kosongnya untuk berkunjung ke wilayah tersebut, namun mereka berharap tak dapat masuk langsung ke mulai perbatasan.
“Kami berharap kawasan perbatasan dapat dibukan sehingga kami bisa ke sebelah seperti biasa dulunya membeli makanan yang dijual mereka seperti sosis dan juga pakaian PNG,” kata Robbi Wakerkwa saat berkunjung ke tempat tersebut Jumat, (11/12) kemarin.
“Kami harap kedua negara dapat membuka kembali akses ke RI da PNG karena kami lihat banyak, warga yang biasa saling membeli ke kebutuhan dan jual di negaranya masing masing untuk pemenuhan kebutuhan ekonomi,” katanya.
Salah satu pengunjung lainnya Mas Eko mengatakan dirinya berharapa agar dapat melihat melihat suasana PNG, meskipun hanya di daerah perbatasan. “Kami harapkan dapat aktif jalan batas, karena kami juga belum ke sini, padahal ingin lihat batas negara di papua sini,” ujarnya.(oel/wen)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…