Categories: METROPOLIS

Jumlah DPT di Distrik Muara Tami Berkurang 2000 Pemilih

Supriyanto ( FOTO : Priyadi/Cepos )

Kakemenag Kota Minta Warga Tak Mudah Sebarkan Hoax 

JAYAPURA-Setelah dilakukan verifikasi ulang, maka jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Distrik Muara Tami menurun jika dibanding dengan pemilihan Walikota. Ya dalam Pilwali tersebut jika jumlah DPT sekira 12 ribu, namun dalam Pilpres DPT berjumlah 10 ribu pemilih. 

“Data DPT warga Distrik Muara Tami untuk Pemilu 2019 ada 10 ribu orang lebih, ada penurunan jika dibandingkan sebelumnya yang mencapai 12  ribu orang lebih, setelah dilakukan verifikasi ulang,’’katanya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (9/4)kemarin.

   Diakuinya, dalam persiapan menjelang Pemilu saat ini, mulai dari perangkat PPD, PPS dan KPPS, sudah aman, di samping itu, untuk pelaksanaan Bimtek juga tetap terus dilakukan. Sedangkan, untuk kesiapan dari Panwas mulai tingkat distrik, kelurahan, hingga TPS juga sudah siap, karena telah dilantik.

  “Kami harap warga tidak Golput, tetap menggunakan hak pilihnya, tolak politik uang dan mobilisasi massa. Mari sama-sama menggunakan hak pilih, karena suara rakyat untuk majunya negara ini,’’jelasnya.

 Supriyanto juga mengimbau, warga jangan malas tahu,  kalau memang dulu ada yang sekedar malas tahu, tapi Pemilu kali ini harus berbeda, karena tidak hanya memilih Presiden dan Wakil Presiden, tapi juga wakil rakyat sebagai penyambung lidah dan aspirasi rakyat.

 Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura Drs.H.Syamsuddin, MM., mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura dan seluruh pimpinan-pimpinan lembaga agama secara lintas agama dan mitra penyelenggara Pemilu, dalam hal ini KPU  maupun Bawaslu, untuk sama-sama mari bisa mengambil peran dan fungsi, yang baik dalam suksesnya pelaksanaan Pemilu 2019 khususnya di Kota Jayapura.

  Contohnya, dalam kegiatan  majelis-majelis, pertemuan-pertemuan, ia menitipkan pesan, secara berjenjang, kepada seluruh umat dan tokoh lintas agama, untuk tetap menjaga diri, jangan dalam memberikan ceramah menyinggung, dalam hal bersinggungan dengan isu perbedaan Suku, Agama, Ras dan Atar Golongan (SARA).

    “Ajaklah, bimbinglah, umat ini dengan baik, berikan pencerahan kepada umat  dalam hal perubahan sikap yang baik, dan bijak. Sehingga, satu dengan yang lain bisa hidup rukun, saling menyayangi dan menghormati,’’pesannya.

 Kakemenag Kota Jayapura Syamsuddin, juga meminta, umat harus bisa jaga diri, jangan mudah menebar berita yang didapat apalagi ini kalau hoax/bohong yang diterima melalui Medsos lalu dikirim sembarangan, tentu ini juga harus jadi perhatian bersama. (dil/wen)

newsportal

Recent Posts

Nasib RD di Persipura Belum Jelas

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…

18 hours ago

Gubernur Singgung Soal Benalu yang Ambil Keuntungan

Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…

19 hours ago

MRP Minta Kewenangan Pengelolaan SDA Jangan Semua Oleh Pusat

Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…

20 hours ago

Rumah Dibangun Tahun 1921 Jadi Saksi Bisu Sebelum Indonesia Merdeka

PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…

21 hours ago

Kapolda: BKO Mabes Standby hingga Juli

Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…

22 hours ago

Gerayangi Murid, Oknum Guru Ngaji Diamankan Polisi

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…

23 hours ago