

Thomas Sondegau (FOTO: Gamel Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura telah mengeluarkan kebijakan untuk menjalankan sebuah kehidupan baru dalam new normal. Seluruh aktifitas mulai dinormalkan dan berbagai kegiatan ekonomi mulai berjalan dan tumbuh. Hanya saja ada kekhawatiran yang dipikirkan salah satu anggota DPR Papua, Thomas Sondegau yang menganggap kebijakan Pemkot jangan disikapi biasa.
“Silahkan beraktifitas dan melakukan kegiatan karena semua telah normal tapi yang perlu diingat adalah ini normal yang baru, bukan biasa – biasa dan ada protokol kesehatan yang melekat. Ini jangan diabaikan,” kata Thomas saat ditemui di Jayapura, Senin (7/9). Ia khawatir dengan status baru ini membuat banyak yang kebablasan, melupakan apa yang menjadi aturan kesehatan dan terjadilah hal – hal yang tak diinginkan. Thomas memikirkan jangan sampai dari kehidupan normal baru ini justru membawa pada situasi yang jauh lebih mengerikan.
“Itu yang disebut fase kedua, kita tahulah beberapa kabupaten ataupun kotamadya yang akhirnya kembali mencabut status new normal dan justru memberlakukan jam malam. Ini karena masyarakatnya kebablasan, menganggap semua sudah normal, sudah aman dan baik – baik saja,” tambahnya. Karenanya ia setuju meski sudah kembali normal namun pengawasan harus tetap dilakukan.
“Ingat covid ini masih ada dan setiap hari ada pasien yang terjangkit, jangan dianggap biasa – biasa. Kita memang sudah normal tapi mari bantu pemerintah dengan taat terhadap protokol kesehatan. Jangan justru menganggap semua aman dan akhirnya banyak yang terjangkit kemudian status ini dicabut,” sindirnya. “Yang jelas saya ngeri juga meski sudah ada keputusan terbaru yang menormalkan tapi kalau tidak diimbangi dengan tertibnya masyarakat kita bisa – bisa Jayapura justru masuk pada fase kedua dan itu sangat merugikan,” tandasnya. (ade/wen)
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…