Categories: METROPOLIS

Los Gelanggang Expo Memungkinkan untuk Ditempati

Terminal Tipe B Expo Waena Beroperasi, Kemana Mama-mama Papua Berjualan

Los gelanggang Expo yang diusulkan menjadi tempat jualan pedagang pasar di Expo Waena, Rabu, (6/1) lalu. ( FOTO: Noel Wenda/Cenderawasih Pos)

Dengan diaktifkannya Terminal Tipe B Expo Waena Kondisi jalan Expo Waena kini tak lagi macet, karena semua kendaraan masuk ke terminal. Namun masalah belumlah  rampung, kemana mama-mama Papua akan direlokasi? 

Laporan: Noel Wenda

Berjualan di pinggir jalan bagi sebagian orang memang strategis, tapi di sisi lain akan menambah “masalah” baru yakni bisa mengakibatkan macet, jalan protokol terkesan kumuh, sampai kepada faktor keselamatan mama-mama Papua. 

 Ya, Pemerintah Kota Jayapura diharapkan secepat mungkin menyedikan pasar guna memberikan tempat yang layak bagi Mama-mama Papua yang berjualan di badan jalan tersebut.

 Saat ini tempat yang paling memungkinkan bagi mama-mama Papua adalah los gelanggang expo tempat terminal lama, sebagai pasar.

“Pasar Expo Waena yang didominasi mama-mama Papua diharapkan bisa berjualan di dekat eks terminal taksi expo Waena,” kata  Koordinator Angkutan Umum Sentani-Waena, Mesak Hengga di Expo Waena.

 Ya, sebelumnya selalu sekretaris Solidaritas Pedagang Asli Papua (Solpap) Natan Tebai meminta agar mama- mama Papua juga mendapat tempat yang layak di terminal tipe B agar mereka dapat berjalan dengan baik. Namun hal itu tidak diterima para sopir karena menurut mereka teminal tidak bisa digabung dengan pasar.  “Terminal baru dirancang dan diatur hanya untuk terminal taksi bukan pasar, sehingga pedagang pasar expo Papua diharapkan bisa mendapat tempat yang layak di wilayah itu.

Bahkan ia, menyarankan agar mengurangi  kemacetan di wilayah Expo Waena akibat tumpukan kendaraan di Pasar Expo, maka mama-mama perlu dipindahkan ke los gelanggang Expo Waena.

“Mereka ini mama-mama kita jadi harus mendapat tempat yang layak, jadi saya mau mama-mama bukan ke terminal, tapi mama-mama kami harapkan ditempatkan di jalan gelanggang,” katanya.

  Sementara itu,  salah satu warga Expo Apinus Murib kepada Cenderawasih Pos mengatakan bahwa, perlu ada penyediaan pasar pasar bagi mama-mama yang berjualan di badan jalan ekspo Waena.

“Benar kami sepakat harus ada tempat jualan yang layak bagi mama-mama di expo, ini kan kasihan hujan panas, debu dan rawan kecelakaan lagi baru mereka jualan, seharusnya pemerintah Kota perhatikan serius apalagi menjelang PON kita malu dengan tamu yang datang masa mama Papua berjualan di jalan,”  katanya.

 Sementara itu dari pantauan Cenderawasih Pos arus lalu lintas sudah semakin membaik namun sebagian kendaraan masih harus terhalang karena adanya jualan mama-mama Papua yang berjualan di badan jalan diharapkan pemerintah dapat secepat mungkin menata los gelanggang terminal expo sehingga bisa dimanfaatkan oleh Mama-mama Papua untuk berjualan di tempat yang lebih layak. (*/wen)

newsportal

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

12 hours ago

Transaksi Sabu 12,35 Gram Lewat Ekspedisi Digagalkan

   IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…

13 hours ago

Pendapatan Naik Rp78 Miliar, Belanja Bertambah Rp83 Miliar

   Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…

14 hours ago

Perubahan Kehidupan Setelah Menerima Injil, Membuat Ondoafi Skouw Tergerak Hatinya

  Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…

15 hours ago

56 BLUD di Tanah Papua, Baru 4 Punya Regulasi Fleksibilitas PBJ

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…

16 hours ago

Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…

20 hours ago