

Pentas tari barongsai dalam festival Imlek warga Tionghoa di PTC Entrop, Rabu (05/1). (foto: Takim/Cepos)
JAYAPURA – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Jayapura menggelar festival dalam rangka menyambut tahun baru imlek 2576 tahun 2025 yang berlangsung 5-12 Februari 2025 di PTC Entrop Jayapura Selatan. Pembukaan festival ini juga diwarnai dengan atraksi barongsai dan pentas seni lainnya.
Festival warga Tionghoa tersebut dibuka oleh Plt Sekda Kota Jayapura, Evert N Merauje bersama Ketua PSMTI Papua, Ishak Montolalu, Wakil Walikota Jayapura terpilih ,Rustan Saru, perwakilan gubernur Papua, Polresta dan semua pihak terkait lainnya di PTC Entrop, Rabu (05/1) malam.
Dalam sambutan Ketua PSMTI Papua, Ishak Montolalu menyampaikan bahwa warga Tionghoa punya jejak sejarah dalam membangun Papua khususnya Kota Jayapura, bukan saja pada sektor usaha.
“Saya kembali mengenang masa lalu, tepatnya tahun1998, dimana pada saat itu masa krisis ekonomi yang paling parah, dengan situasi tersebut kumpulan pengusaha Tionghoa melakukan aksi peduli untuk mengatasi situasi yang pada saat itu tidak baik-baik saja,” ujar Ishak Montolalu.
Menurutnya, warisan kepedulian inilah yang menjadi PR besar bagi generasi Tionghoa di atas tanah Papua ini khususnya Kota Jayapura. “Mari kita bahu membahu bagun Papua khususnya Kota Jayapura yang kita cintai ini bersama suka bangsa yang ada,” ungkapnya.
Sejak terbentuknya PSMTI Papua tahun 2006 lalu, akan menjadi wadah bagi warga Tionghoa di atas bumi Cenderawasih ini untuk terus bergerak maju khususnya dalam memberikan kontribusi pembangunan tanah Papua.
“Kita berharap lewat perayaan tahun baru imlek ini, akan menjadi semangat baru bagi warga Kota jayapura, bukan hanya warga Tionghoa saja untuk terus bersama-sama menjaga dan membangun daerah ini,” tuturnya.
Page: 1 2
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…