

JAYAPURA-Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura dr.Ni Nyoman Sri Antari mengungkapkan, dilaksanakannya rapid test massal di pasar Youtefa Abepura diikuti 1958 orang pedagang dan dinyatakan reaktif ada 394 orang pedagang. Saat ini yang telah dilakukan pemeriksaan swab sebanyak 195 orang dan hasilnya ada 39 orang yang dinyatakan positif Covid-19 hasil pemeriksaan Swab yang keluar hari Selasa(30/6) malam lalu.
“Hasil pemeriksaan Swab sudah keluar, pertama dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 20 orang, kemudian 19 orang, kini masih tersisa 165 sampel lagi yang hasil pemeriksaan swabnya belum keluar,”ungkapnya, kemarin.
Sehingga, diharapkan sisa hasil pemeriksaan Swab bisa segera keluar apakah ada yang positif dan tidak ditunggu saja.
Diharapkan juga, bagi pedagang yang telah keluar hasil pemeriksaan swabnya bisa dirawat sedangkan yang belum keluar bisa karantina mandiri, karena ini sangat penting, jangan sampai nanti hasilnya positif dan membahayakan kepada orang yang bersentuhan.
Semetara itu, Ketua Tim Gugus Covid-19 Kota Jayapura Ir H.Rustan Saru, MM.,mengatakan pedagang pasar youtefa abepura jangan bandel ikuti aturan pemerintah, jika memang hasilnya reaktif tetap lakukan karantina mandiri, apa lagi presentasi pedagang yang reaktif tinggi termasuk hasil positifnya yang melebihi dari pasar hamadi, pasar pagi paldam dan pasar cigombong.
Rustan Saru mengaku, hasil sementara pemeriksaan swab yang keluar dari 195 hasil reaktif yang diswab dahulu ada 39 yang positif, atau sama dengan 23,95 persen, belum lagi 165 sampel reaktif yang hasilnya saat ini sedang di periksa, bisa naik lagi presentasinya.(dil/wen)
Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…
Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…
Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…
Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…
Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…