Categories: SARMI

Sarmi Menuju Eliminasi HIV, TBC, dan Malaria Tahun 2030

SARMI-Pemerintah Kabupaten Sarmi terus berupaya mendukung target nasional dalam mengeliminasi tiga penyakit menular utama yakni HIV/AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria pada tahun 2030 mendatang. Program ini merupakan bagian dari program nasional yang dijalankan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sarmi.

“Di Kabupaten Sarmi, penyebaran HIV tergolong tinggi, ada ratusan kasus tercatat. Banyak faktor yang memengaruhinya, seperti perilaku seks bebas, konsumsi minuman keras, penggunaan narkoba, dan faktor sosial lainnya,” ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sarmi, Miller Bane, pada Senin (23/6).

Ia menambahkan bahwa tantangan utama dalam penanganan penyakit ini adalah rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini.

Banyak warga baru datang memeriksakan diri setelah kondisi mereka sudah parah, dan sering kali baru diketahui mengidap HIV atau TBC. Hal ini menyebabkan penanganan menjadi terlambat.

“Seharusnya kita bisa mendeteksi lebih awal agar pengobatannya lebih efektif,”ujarnya.

Untuk TBC sendiri, terdapat tiga kasus dengan resistensi obat di Sarmi, dan satu pasien telah dinyatakan sembuh. Miller menekankan pentingnya kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat secara teratur, menjaga pola makan, serta istirahat yang cukup sebagai kunci utama pemulihan.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa upaya penanggulangan penyakit menular ini tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan. Diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh adat, dan tokoh pemuda dalam upaya sosialisasi dan edukasi kesehatan.

“Informasi kesehatan harus ditingkatkan. Ini adalah tanggung jawab bersama. Dengan keterlibatan semua pihak, kita optimistis bisa menurunkan angka kasus dan mencapai eliminasi HIV, TBC, dan Malaria di tahun 2030,” pungkasnya.(roy)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Seorang Sopir Maxim Dibekuk Terciduk Jual Puluhan Amunisi

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…

11 hours ago

Kasus Pembakaran Anak di Sentani Harus Tuntas

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…

11 hours ago

Tujuh Jadi Tersangka Pembunuhan Pilot AMA

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…

12 hours ago

Lapangan Terbang Rawan Mulai Didata

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…

12 hours ago

Masyarakat Berhak Tahu Kemana Dana Cadangan Papua Mengalir

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…

13 hours ago

Cafe dan Resto di Holtekamp Jadi Sumber Pajak Menjanjikan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…

13 hours ago