

Ardin (foto:Mboik Cepos)
SARMI-Pemerintah Kabupaten Sarmi terus mematangkan proses usulan pembentukan enam distrik baru yang saat ini telah memasuki tahap kelengkapan persyaratan administrasi. Langkah ini mengacu pada Peraturan Daerah Provinsi (Perdasi) Papua Nomor 16 Tahun 2023 tentang Distrik, yang mensyaratkan bahwa satu distrik minimal terdiri dari lima kampung.
Kepala Bagian Pemerintahan Setda Sarmi, Ardin, menjelaskan bahwa proses usulan tersebut telah melalui berbagai tahapan, termasuk evaluasi dan kajian bersama pihak Direktorat Jenderal Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri pada bulan November 2024 lalu.
“Dari hasil evaluasi itu, Dirjen Adwil menyetujui dan menerbitkan surat kepada Gubernur Papua dengan tembusan kepada Bupati Sarmi untuk melengkapi persyaratan yang masih dibutuhkan,” ujar Ardin belum lama ini.
Menurutnya, pada bulan Agustus 2025 pihaknya juga telah melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Biro Pemerintahan Provinsi Papua guna menyempurnakan dokumen administrasi serta memperbaiki beberapa kekurangan. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Sarmi tengah menunggu kunjungan tim dari Pemerintah Provinsi Papua untuk melakukan peninjauan lapangan terhadap enam distrik yang diusulkan.
Page: 1 2
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…