Eduward mengatakan, ASN yang memiliki tingkat kehadiran di atas 50 persen tetap akan diberikan pertimbangan, khususnya terkait tunjangan uang lauk pauk (ULP). Namun, bagi yang berada di bawah 50 persen, akan ada kajian teknis lebih lanjut.
“Ini akan berjalan bertahap. Pemerintah terus berupaya menata sistem administrasi teknis agar mendukung pelaksanaan absensi dengan baik,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa ASN memiliki peran penting dalam menjalankan roda p emerintahan dan pelayanan publik. Karena itu, disiplin dan tanggung jawab ASN menjadi kunci utama dalam membangun Kabupaten Sarmi ke depan.
“Harapan kami, ASN bisa menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kita harus menyiapkan diri menghadapi tantangan, baik dari sisi ekonomi maupun tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.(roy).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Rencana penataan dan peninggian jalan di Konya ini sebenarnya sempat disambut antusias oleh masyarakat Kampung…
Langkah terobosan ini ditujukan untuk memberikan kepastian kesejahteraan, menjamin keberlangsungan pelayanan kesehatan bermutu, serta mendor
Aksi kejahatan tersebut terjadi ketika sejumlah guru dalam perjalanan kembali menuju pusat kota Wamena usai…
Berikut profil KH Abdul Hakim Mahfudz dirangkum dari berbagai sumber. Gus Kikin lahir pada 17…
Pengelola APMS Anwarudin dan Lasminingsih Wamena Suyono menyatakan untuk penyaluran BBM baik itu yang bersubsidi…
Sidang kode etik digelar menyusul putusan Pengadilan Negeri Merauke yang menyatakan Bripda FK terbukti secara…