

Ketua Tim Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor yang juga Wakil Bupati Jayawijaya, Marthin Yogobi, SH, MHum saat menyerahkan bantuan tanggap darurat pada 5 kampung di Distrik Maima, Rabu (17/3) kemarin. ( FOTO: Denny/ Cepos)
WAMENA-Ketua Tim Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor yang juga Wakil Bupati Jayawijaya, Marthin Yogobi, SH, M. Hum menegaskan bahwa bantuan tanggap darurat hanya diberikan pemerintah kepada warga yang terdampak banjir. Jadi, dalam satu kampung bisa saja tidak semua warga dapat bantuan itu.
“Kita sudah datakan lewat BPBD, sehingga semua telah dihitung untuk setiap kampung berapa kepala keluarga yang terdampak, sehingga kalau tidak terdampak maka tak bisa diberikan bantuan dari pemerintah,” ungkapnya, Kamis (18/3) kemarin.
Dalam bantuan itu, kata Marthin Yogobi, ada beberapa komoditi bahan makanan yang diberikan seperti beras, sardine, mie instan, biskuit, minyak goreng, garam, gula, teh, kopi. Semua itu sudah dihitung dengan jumlah keluarga yang terdampak di kampung-kampung yang ada di 23 Distrik.
“Bantuan ini tidak seperti dulu kita droping di distrik, kemudian kepala distrik yang bagi, sekarang kita harus kawal sampai ke kampung-kampung yang terdampak, dan didistribusikan kepada keluarga yang datanya didaftarkan kepala kampung,” katanya.
Ia memastikan jika setiap kampung yang terdampak jumlah bantuannya juga berbeda-beda. Ini berdasarkan data yang dimasukannya kepala Kampung lewat BPBD, kalau dalam satu kampung itu banyak warganya yang terdampak maka dan kampung yang lain sedikit, maka bantuan itu disesuaikan dengan jumlah korban.
“Kita tak bisa menambah atau mengurangi semua bantuan sudah dihitung sesuai dengan jumlah warga yang terdampak , karena data itu langsung dimasukkan dari kepala Kampung yang melihat kondisi warganya dilapangkan,”tuturnya.(jo/tri)
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…
Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…
Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…