

Sekda Jayawijaya Thony M Mayor, SPD, MM didampingi Kepala Distrik Musatfak, Kepala amongg Tamia dan Kepala Dinas Pertanian Saat melakukan Panen Kacang Kedelai milik Kelompok Tani Jilikma. (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Pemda Kabupaten Jayawijaya memastikan jika pengembangan kacang Kedelai di Jayawijaya meskipun komiditi pertanian tersebut baru dikalangan masyarakat namun apabila dikembangkan dengan baik maka bisa memenuii kebutuhan industri pengolangan makanan di wilayah tersebut sehingga tak perlu lagi masok kedelai dari luar Wamena.
Sekda Jayawijaya Thony m Mayor, SPd, MM menyatakan untuk pengolahan Kacang kedelai di Wamena sendiri memiliki pasar, sebab ada beberapa pabrik tempe maupun tahu, yang mana selama inikebutuhan akan kacang kedelai ini masih sering di pasok dari luar Wamena , oleh karena itu perlunya pengolahan kedelai ini terus di kembangkan petani di Wilayah Jayawijaya.
“tempe dan Tahu itu makanan yang selalu kita jumpai dan produksinya juga dilakukan di Jayawijaya oleh karena itu kita dari pemerintah daerah perlu untuk mendorong masyarakat untuk terus mendorong komuditi ini agar tidak perlu lagi di pasok dari luar dan karena bahan baku tempe dan tahu ini ada di Wamena,”ungkapnya sabtu (4/11) di Kampung Tamia Distrik Musatfak Kabupaten Jayawijaya.
Page: 1 2
Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…
Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…
- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…
–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…
BEM menunjukkan dokumen rekam medis RSUD Abepura tanggal 15 Agustus 2026 dimana dalam dokumen pemeriksaan…