Categories: MERAUKE

Sejak Covid, 30 Pengusaha Diberi Teguran Tertulis

MERAUKE- Sejak Covid-19, Satuan  Polisi Pamong Praja Kabupaten Merauke sedikitnya telah memberikan  teguran  kepada 30 pengusaha di Merauke.  Kepala  Satuan Polisi Pamong Praja  Kabupaten  Merauke  Elias  Refra, S.Sos, MM,  mengungkapkan bahwa  teguran yang diberikan  kepada 30 usaha tersebut karena melakukan kegiatan  melebihi batas waktu yang diberikan  di tengah  pandemi  Covid-19.  

  “Kita berikan teguran   tertulis karena  sudah  lebih dari 1 kali ditegur.  Tegurannya  secara tertulis dan ditempel di tempat usaha  mereka karena sudah  buka usaha melebihi batas  waktu yang  diberikan,’’ kata Elias Refra.  

Elias Refra, SSos, MM  ( foto:  Sulo/Cepos )

   Menurut Elias Refra, jika sudah diberikan teguran tertulis maka pemilik  usaha  tersebut  diminta untuk  lebih  hati-hati dan  tidak melanggar apa yang sudah menjadi instruksi   dari pemerintah. “Ya, kalau  diberi waktu  buka sampai   pukul 18.00 WIT, ya bukanya sampai    batas waktu itu. Jangan  tambah  secara berulang,” katanya.

  Menurut  Elias Refra, bisa saja usaha yang secara berulang  melanggar  tersebut    izin usahanya dicabut, namun dalam   bekerja  tetap mengedepankan  hati, senyum dan sapa. ‘’Kalau   kita mau  tegas, bisa saja   kita langsung  cabut  izin  usahanya  tapi  mereka  juga kasihan  karena    kelangsungan  hidup mereka ada di usaha  tersebut. Tapi, kalau    tidak  tegas,   nanti  ulang-ulang  dan tidak taat aturan, sehingga kita  minta kalau sudah   ada  teguran  tertulis  seperti itu  untuk    tetap mematuhi aturan,’’ katanya. 

   Kasatpol  Elias Refra menjelaskan bahwa stiker  teguran  tertulis  yang dipasang  di usaha   tersebut akan dicabut  setelah pandemi  berakhir.  Ditambahkan   bahwa  dengan new normal  yang telah diberlakukan, waktu   yang   diberikan semakin   longgar. Dimana   sebelumnya  dari batas pukul 18.00 WIT,  kemudian naik    pukul 20.00  WIT  dan terakhir  sampai pukul 23.00-24.00  WIT.  (ulo/tri)  

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Theo: Tak Masuk Akal Orang Papua Sandera Orang Papua

Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…

1 day ago

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm bagi Perguruan Tinggi di Papua

   Merespon terkait dengan kasus tersebut​, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…

1 day ago

El Nino Kuat Bayangi Mimika, BMKG Peringatkan Asap Kiriman dan Gangguan Penerbangan

BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…

1 day ago

Giliran Asap Negara Tetangga Resahkan Warga RI-PNG

Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…

1 day ago

Satpol PP Siagakan 10 Personel Amankan  Kantor Dinkes Merauke

Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…

1 day ago

Melaju di Atas Aspal dari Malam Tembus Pagi, Terapkan Monitoring  24 Jam

Di tengah tuntutan pemenuhan  hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…

1 day ago