

Kasat Reskrim AKP Agus F. Pombos, SIK
MERAUKE-Penahanan terhadap pemilik 8 satwa dilindungi ditangguhkan oleh pihak Reserse Kriminal Polres Merauke. “Untuk penahanan tersangka, kita tangguhkan,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kasat Reskrm AKP Agus F. Pombos, SIK kepada wartawan di Mapolres Merauke, Kamis (17/6).
Kasat menjelaskan, bahwa tersangka akan dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal yang berkaitan dengan UU Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) dan pasal yang berkaitan menghilangkan barang bukti atau menghalang-halangi penyelidikan. “Jadi 2 pasal itu yang akan kita kenakan kepada tersangka,” tandasnya.
Kasus ini terbilang cukup menarik, karena setelah di-police line tersebut ternyata satwa-satwa yang sudah disita tersebut hilang semuanya. Padahal di antara sangkar atau kandang tempat satwa yang hilang tersebut, ada satwa lainnya. Tapi satwa-satwa itu tidak hilang.
Artinya, apakah ada unsur sengaja dari tersangka menghilangkan barang bukti atau ada pihak lain yang memiliki satwa-satwa yang dilindungi tersebut dan mengamankannya terlebih dahulu sebelum polisi datang memindahkan. “Sementara masih dalam penyelidikan,” tandas Kasat Reskrim Agus F. Pombos. (ulo/tri)
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menyampaikan bahwa perkembangan penanganan kasus menunjukkan hasil…
Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengatakan operasi tersebut dipimpin Komandan Kowip I Rutis, Barnabas Muk.…
Pengamat ekonomi sekaligus Dosen Pascasarjana Magister Manajemen STIE Port Numbay Jayapura, John Agustinus, mengatakan dampak…
“Kenapa yang dibahas hanya pesta babi di Merauke? Kenapa tidak melihat Sumatera Selatan yang kami…
Kasus ini dinilai harus menjadi momentum krusial untuk membenahi tata kelola program strategis nasional tersebut…
Selain sisa logistik yang tertimbun di dalam tanah maupun gua, sisa amunisi juga banyak yang…