

MERAUKE- Untuk menuju lokasi sasaran pembangunan 20 unit rumah masyarakat di Kampung Epem Distrik Citak Mitak Kabupaten Mappi ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Pasalnya, selain tempatnya yang terisolir juga harus menyusuri sungai dengan menggunakan perahu kayu.
Selain itu, untuk menuju Kampung Epem, personel Satgas TMMD Ke-107 ini saat memasuki sungai Passue harus berjibaku dengan tumpukan tebu rawa yang menjalar di beberapa titik di sepanjang sungai sebelum menyusuri sungai-sungai kecil.
Komandan Kodim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra, S.I.P. selaku Dansatgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke melalui Danki Satgas TMMD Ke-107 Lettu Inf Antonius Kalambia mengungkapkan kendala yang dihadapi untuk droping bahan bangunan ini.
”Pada saat menyusuri sungai kecil menuju Kampung Epem personel Satgas TMMD Ke-107 termasuk bahan bangunan harus turun dari perahu yang ditumpanginya, karena air sungai sedang surut dan perahu tidak bisa merapat ke Pelabuhan kampung Epem,” ungkap Lettu Inf Antonius seperti rilis yang diterima media ini, Jumat (13/3).
Ditambahkan bahwa sebagai prajurit harus siap di segala cuaca dan medan. Sebab, prajurit memang telah dilatih untuk daerah-daerah sulit seperti menjangkau Kampung Epem, Distrik Citak Mitak-Kabupaten Mappi. (ulo/tri)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…