Apolo Safanpo juga menjelaskan bahwa ada 3 zona waktu yang harus dievaluasi. Yakni waktu yang dahulu, waktu saat ini dan waktu yang akan datang.
‘’Di masa lampau ketika kita belum ada di sini, Tuhan telah mempercayakan ruang dan waktu pada masa yang lalu kepada orang-orang, pemimpin-pemimpin sebelum kita ada.
Dan mereka telah mengabdikan dirinya, bekerja di kebun anggur Tuhan, berkarya dan melayani sebelum kita ada disini. Dan di masa yang akan datang, ketika kita tidak ada lagi ditempat ini, Tuhan akan mempercayakan pekerjaan di kebun anggur ini kepada orang-orang setelah kita tidak ada, Tapi saat ini, Tuhan mempercayakan kebun anggur itu kepada kita,’’ katanya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…