Categories: MERAUKE

Mantan Sekda Mappi Akhirnya Ditahan

Tersangka (duduk sebelah kiri menggunakan masker putih) saat diserahkan penyidik ke  Kejaksaan Negeri Merauke, Jumat (11/6)  kemarin. (FOTO: Sulo/Cepos)

MERAUKE- Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Mappi dr. RB akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Negeri Merauke terkait dengan perkara korupsi dana bantuan sosial (Bansos) Pemkab Mappi tahun 2014 lalu, terhitung sejak Jumat (11/6). Yang bersangkutan ditahan setelah penyidik Kepolisian Resor Mappi  menyerahkan tersangka dan barang bukti.  

   Penyerahan tersangka  ini dipimpin langsung Kasat Reskrim Mappi Iptu Andi Suhidin, SH, M.Si diterima Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan  Negeri Merauke Sugiyanto, SH. Saat  pelimpahan itu, tersangka yang menggunakan kemeja putih strip hijau didampingi seorang penasehat hukumnya. 

   Kajari Merauke I Wayan Sumertayasa, SH, MH melalui Kasi Pidsus Sugiyanto, mengungkapkan, bahwa tersangka  ditahan selama 20 hari ke depan di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke, terhitung mulai  Jumat (11/6).  “Setelah tahap II, kita langsung lakukan penahanan tersangka selama 20 hari kedepan. Saat ini tersangka ditahan di Lapas Klas IIB Merauke,” kata Sugiyanto.

   Menurutnya, setelah penyerahan ini pihaknya segera menyusun surat dakwaan untuk selanjutnya tersangka dapat dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor untuk dapat disidangkan. Sekadar diketahui, kasus korupsi  tersebut terkait dengan dana bantuan sosial (Bansos) Kabupaten Mappi tahun 2014 sebesar Rp 46 miliar. 

  Kasus ini terungkap, ketika masyarakat melakukan aksi demo tahun 2014 karena banyak masyarakat yang sudah masukan permohonan sebagai penerima bantuan sosial, namun tak kunjung terima, sementara sebagian warga sudah  terima. Kemudian oleh Polres Mappi melakukan penyelidikan.

   Hasil  pemeriksaan Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) Perwakilan Jayapura menemukan  kerugian negara sebesar Rp 10 miliar. Atas kasus tersebut, Asisten III  Setda Mappi Geraldus Kaibu dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi atas dana  Bansos tersebut. Karena dinyatakan terbukti  oleh Pengadilan  Tipikor,  terdakwa Geraldus Kaibu divonis selama 4 tahun 6 bulan penjara pada tahun 2018 lalu. 

   Diketahui pula bahwa perkara tersangka mantan Sekda tersebut sempat mengalami kendala di penyidikan, karena  tersangka sendiri tidak mengakui ikut merasakan dari kerugian yang terjadi tersebut, sehingga berkasnya ketika itu dapat dikatakan bolak balik antara penyidik kepolisian dengan kejaksaan. 

  Akhirnya pada bulan Februari 2021, Kejaksaan Negeri Merauke menyatakan berkas lengkap atau P.21.  Setelah 3 bulan  berkas dinyatakan P.21, penyidik kepolisian akhirnya melimpahkan tersangka dan barang bukti tersebut. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan pasal 2 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. (ulo/tri)   

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kasus Kusta di Papua Naik,  Siapkan Empat Strategi Untuk Mengatasi

   Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Papua, Purnomo Sidhi, mengatakan bahwa hingga September 2026…

21 hours ago

Kasus Malaria Masih Tinggi, Ardipura Terbanyak

   Data keseluruhan tahun 2026 belum rampung. Namun, data sementara menunjukkan kasus tertinggi berada di…

23 hours ago

​Ribuan ASN dan PPPK Belum Terdata

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jayapura resmi memperpanjang masa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 hingga 15…

1 day ago

Rumah Dinas Letkol Arman Jadi Markas Judol, TNI Lakukan Penahanan

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan, rumah dinas tersebut ditempati oleh…

1 day ago

MBG Masih Banyak Keracunan, Kopdes Mendapat Skor Rendah

Hampir separo masyarakat Indonesia tidak puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wapres Gibran Rakabuming Raka.…

1 day ago

Land Cruiser Milik Tangan Kanan Nusron Wahid Disita KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit mobil mewah Toyota Land Cruiser milik mantan Bupati…

1 day ago