

Rapat koordinasi BNPP Pusat dengan seluruh stakehoder yang berkaitan dengan pengelolaan perbatasan, keamanan dan Kelautan dan Perikanan di Swiss bel Hotel Merauke, Selasa (8/11), kemarin. (FOTO: Sulo/Cepos)
MERAUKE- Masih banyaknya nelayan Indonesia asal Kabupaten Merauke yang melintas ke PNG secara ilegal, mendorong pemerintah untuk membangun Pos Lintas Batas Terpadu di Kali Torasi, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.
Dalam rapat yang digelar Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Merauke, H. Riduwan, S.Sos, M.Pd mendorong dan menyepakati pembangunan Pos Lintas Batas Terpadu di Kali Torasi.
Ini juga karena Pos Imigrasi yang ada di Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai dilaporkan tidak ada lagi masyarakat yang datang melapor ke pos tersebut, meski ada petugas yang ditempatkan di sana.
‘’Ada dua point penting yang dihasilkan dan menjadi kesepakatan kita bersama melalui rapat koordinasi hari ini di Merauke,’’ kata Asisten Deputi Pengelolaan Batas Negara Wilayah Laut dan Udara pada Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP, Siti Metrianda Akun, ST, M.Si kepada wartawan, di sela-sela rapat koordinasi tersebut kemarin.
Siti Metrianda mengungkapkan, rapat koordinasi ini dilakukan dalam rangka tindaklanjut rencana kegiatan pasca penembakan nelayan Indonesia di PNG. ‘’Penembakan ini membuat kita tersentak. Kalau penangkapan sudah sering. Tapi, kalau penembakan baru kali ini dan kita harus sikapi dan harus serius terhadap masalah perbatasan kita,’’ tandasnya.
Dikatakan, selain meningkatkan keamanan di perbatasan diantaranya dengan membangun Pos Lintas Batas Terpadu di Kali Torasi tersebut juga masalah pembangunan ekonomi masyarakat yang ada di perbatasan. (ulo/tho)
Kapolres menjelaskan, peristiwa tersebut berawal dari proses mediasi antara korban pencurian dan terduga pelaku kasus…
Menurut Pigai, substansi utama dari pembentukan aparatur atau pengurus koperasi bukanlah ketahanan fisik layaknya prajurit…
Di lantai satu, meja-meja kayu tertata rapi. Di dinding-dinding ruangan terpampang tulisan penuh falsafah Jawa.…
Hakim Purwanto S. Abdullah menyatakan, Nadiem terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana…
Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan darah ideal sebuah wilayah adalah 1% hingga 2%…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan penangkapan ini terhadap pelaku…