

MERAUKE- Hasil rapid test yang dilakukan terhadap seluru komisioner dan stat secretariat KPU bersama penyelenggara ad hock PPD, PPS dan PPDP di 4 distrik pada hari pertama, seluruhnya non reaktif atau tidak menunjukkan adanya gejala Covid.
“Itu rapidnya 2 hari digelar. Kemarin dan hari ini masih berlanjut. Tapi, untuk hari pertama kemarin, seluruhnya non reaktif,’’ kata Ketua KPU Kabupaten Merauke Theresia Mahuze, SH, kepada wartawan, Selasa (4/8).
Sementara yang melakukan rapid test di hari kedua Selasa (4/8) kemarin, Theresia Mahuze mengaku belum menerima hasilnya. Namun dia berharap, hasil rapid test untuk hari kedua tersebut juga semuanya bisa menunjukkan negatif, sehingga pelaksanaan tahapan Pilkada dapat terus berlangsung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Sebagaimana diketahui, untuk mengetahui dan memastikan kondisi kesehatan dari para penyelengara Pilkada ditengah Covid-19 tersebut, KPU Kabupaten Merauke bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabuipaten Merauke menggelar rapid test yang dilaksanakan untuk 4 dari 20 distrik yang ada di Kabupaten Merauke. Rapid test ini hanya dilakukan bagi 665 komisioner dan secretariatan KPU Merauke dan 4 distrik, karena anggaran yang terbatas. (ulo/tri)
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…