

dr. Aaron Rumainum, M.Kes gratianus silas/cepos
JAYAPURA – Pelaksanaan vaksinasi terus dilakukan di Klaster PON Papua oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua, mencatat cakupan vaksin baru capai 49,25 persen khusus untuk empat klaster PON di Papua. Dimana di Papua Kabupaten Merauke merupakan cakupan vaksin terbaik yang mencapai 52 Persen.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr. Aaron Rumainum menjelaskan, empat klaster penyelenggaraan PON tersebut yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke rata-rata mencapai 49,25 persen
“Kabupaten Merauke menjadi daerah pertama di di Papua yang cakupan vaksinasknya mencapai angka 52,3 persen, kemudian disusul Kota Jayapura 49,7 persen, Mimika 48,6 persen dan Kabupaten Jayapura 46,4 persen, lalu Keerom sebagai daerah penyangga PON sudah 32,9 persen,” Katanya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (2/9) kemarin.
Diakuinya, Cakupan vaksinasi di Papua ada kenaikan jumlah suntikan vaksin pada lima daerah tersebut dibandingkan 31 Agustus 2021 lalu, kenaikan jumlah suntikan tersebut didominasi oleh Kota Jayapura.
“Kota Jayapura ada kenaikan 3.408 suntikan , Kabupaten Mimika sebanyak 2.082, di Kabupaten Jayapura sebanyak 483 suntikan, di Kabupaten Merauke sebanyak 763 suntikan dan di Keerom sebanyak 152 suntikan,” terangnya.
Lanjutnya, Untuk mencapai herd immunity hingga akhir September di empat klaster tersebut, diperlukan kecepatan suntikan seperti di Kot Jayapura perhari sebanyak 5.202 suntikan per hari.
“Untuk kabupaten lainnya jyga harus ada percepatan suntikan, seperti Kabupaten Merauke 2.575 suntikan perhari, Kabupaten Jayapura 2.121 suntikan, Kabupaten Mimika 3.962 suntikan dan Keerom 1.039 per hari hingga tercapai target 70 persen masyarakat sudah divaksin” tambahnya. (ana/gin)
Dalam perkara tersebut, nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp11.719.700.000. Sementara berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tengah menggodok penetapan status kedaruratan bencana terkait kebakaran hutan dan lahan…
Meski kobaran api utama telah padam, otoritas keamanan setempat mengimbau semua pihak untuk tetap waspada…
Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyatakan bahwa penataan UU Peradilan Militer perlu waktu paling lama 2…
RSUD Jayapura memastikan kebutuhan medis terkait bahan medis habis pakai sejauh ini masih dalam kondisi…
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut operator seluler belum sepenuhnya mematuhi ketentuan perlindungan…