

Bupati Biak Numfor Markus Mansnembra saat menyambangi salah satu sekolah di Pulau Numfor dan menyapa para siswa. Saat melakukan kunker di Pulau Numfor, bupati mencatat beberapa pelayan publik harus dievaluasi. (foto:prokopim Biak Numfor for Cenderawasih Pos)
Dari Kunker Bupati dan Wabup ke Pulau Numfor
BIAK NUMFOR – Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, bersama Wakil Bupati Jimmy C.R Kapisa, Sekretaris Daerah (Sekda) Biak, dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pada pekan lalu melakukan kunjungan kerja ke Pulau Numfor.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rutinitas wajib pemerintah daerah untuk mengevaluasi langsung kondisi pelayanan publik di Pulau Numfor, yang terdiri dari lima distrik.
Menurut Bupati Mansnembra, kunjungan ini memiliki tujuan untuk lebih mendekatkan pemerintah dengan masyarakat, serta mendapatkan masukan langsung dari warga yang tersebar di berbagai kalangan.
“Kami ingin mendengar langsung aspirasi dari masyarakat, agar perencanaan pembangunan yang dilakukan benar-benar berbasis pada kebutuhan dasar mereka,” ungkapnya, Rabu (19/3) kemarin.
Bupati Mansnembra memberikan apresiasi kepada seluruh OPD yang turut serta dalam kunjungan kerja tersebut. Salah satu hal penting yang disampaikan langsung oleh masyarakat adalah terkait pelayanan administrasi kepegawaian, khususnya terkait dengan hak kenaikan pangkat yang tertunda selama beberapa tahun. Terutama bagi tenaga kesehatan dan pendidikan, yang keluhannya cukup banyak ditemukan selama kunjungan.
“BKPSDM akan fokus bekerja di Pulau Numfor untuk menyelesaikan masalah administrasi kepegawaian ini, dan kami akan terus memberikan pelayanan langsung kepada ASN di sana,” ujar Bupati.
Selain itu, kunjungan ini juga menyoroti masalah layanan dasar, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan. Bupati mengungkapkan banyak keluhan terkait kurangnya pasokan obat-obatan di Puskesmas dan Pustu di Pulau Numfor. “Kami harap layanan kesehatan bisa merata di seluruh wilayah Kabupaten Biak Numfor, termasuk di daerah-daerah kepulauan yang terdepan,” katanya.
Begitu juga dengan bidang pendidikan, di mana masih ditemukan banyak sekolah yang kekurangan tenaga pengajar dan bahkan ada guru-guru yang tidak berada di tempat. Hal ini menjadi perhatian khusus Bupati untuk memperbaiki kondisi tersebut di masa depan.
Disamping itu, khusus bidang Pendidikan, Bupati Mansnembra yang saat itu juga didampingi Wabup Jimmy Kapisa berkesempatan menemui tenaga Pendidikan dan kependidikan di Pulau Numofr, yang mana masih banyak ditemui guru-guru bahkan kepada sekolah tidak ada di tempat, tetapi proses belajar mengajar ini harus berjalan.
Page: 1 2
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH, didampingi Kepala Seksi Pemulihan Aset Arief…
Saat ini, Pemerintah Kota Jayapura telah melantik sebanyak 26 pimpinan OPD sebagai pejabat definitif. Namun…
Plt Kepala PELNI Cabang Merauke Sandi mengungkapkan, KM Tatamailau yang tiba dan sandar di Dermaga…
Untuk itu, Rustan Saru meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura agar segera melakukan evaluasi menyeluruh…
Ketua Panitia Pelaksana Soleman Jambormias didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Panitia kepada wartawan mengungkapkan, Sidang…
"Untuk penumpang yang turun dari KM Dorolonda hari ini sebanyak 1.337 orang. Sedangkan data penumpang…