“Akar Lolaro itu sebagian di air dan sebagian di tanah. Fungsinya luar biasa: menyerap makanan, menjadi tempat hidup biota laut seperti kepiting dan udang, sekaligus menjadi pemecah gelombang alami yang melindungi dari abrasi, Arus yang deras bisa diredam menjadi tenang melalui akarnya,” jelas Yeneke.
Seminar ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah awal bagi perempuan Waropen untuk berani melangkah lebih jauh dan menjadi pemimpin yang membawa dampak positif bagi masyarakat luas. (il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Jayapura. Setelah tiba di Danau Emfotte, pengunjung…
Rilis yang diperoleh dari Humas Polres Boven Digoel menyebutkan, pelepasan dilaksanakan di Pelabuhan Tanah Merah…
Swedia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat kemenangan telak pada laga pembuka, sementara Belanda…
Perselisihan menajam setelah KS menolak membayar karena menganggap seluruh kewajibannya telah lunas. Ketegangan tersebut memuncak…
Keharuan memuncak saat para siswa satu per satu berjalan ke depan untuk menerima tanda kelulusan.…
Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH, MH mengatakan jika, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memiliki kepedulian besar terhadap…