Bagi Wantari, menempuh S2 adalah impian yang telah lama tersimpan. Ia berasal dari keluarga sederhana dengan latar belakang orang tua petani. Kesempatan belajar hingga jenjang magister menjadi kebanggaan tersendiri baginya. “Saya sangat senang bisa kuliah S2 pendidikan yang saya impikan dari dulu. Saya ingin membuktikan bahwa saya bisa,” katanya.
Ia menyadari perjalanan ini belum selesai. Tugas akademik masih harus diselesaikan, tanggung jawab pekerjaan tetap menanti setiap pagi.Namun baginya, proses itu sendiri sudah menjadi pencapaian. Disetiap gerbang yang ia buka untuk mahasiswa lain, sesungguhnya ia juga sedang membuka pintu masa depannya sendiri. Diantara peluit tugas dan buku-buku kuliah, ia menjaga dua hal sekaligus, yakni keamanan kampus dan harapan yang terus ia rawat.
Wantari adalah sosok yang menegaskan bahwa pendidikan tinggi bisa diraih siapa saja dalam posisi apa saja. “Tentu spirit saya adalah belajar sepanjang hayat. Mau jadi apapun nanti, biarlah mengalir saja,” tutupnya. (dik)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…
Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…
“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…
Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…
Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia. Lebih dari 17…
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG 725/WRG Letkol Inf Muhamad Safril menyatakan meskipun saat iniTNI/POLRI sedang diberikan…