Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh.) Sekda Kabupaten Jayapura, Yusuf Yambe Yabdi, memastikan pihaknya akan menindaklanjuti instruksi Bupati. Menurutnya, pemerintah sudah berkoordinasi dengan OPD teknis untuk menyusun dokumen perencanaan perbaikan sekolah tersebut.
“Langkah awal adalah rekonsiliasi semua catatan hasil kunjungan Bupati. Setelah itu kami akan tentukan program mana yang bisa diprioritaskan,” jelas Yusuf.
Namun, Yusuf juga mengakui bahwa keterbatasan anggaran menjadi tantangan. Pada tahun anggaran 2026, transfer keuangan daerah ke Kabupaten Jayapura dipotong sebesar Rp253 miliar, sehingga beberapa program harus disesuaikan.
“Kita harus cermat menggunakan anggaran yang terbatas ini. Semua kebijakan dilakukan dengan hati-hati agar setiap rupiah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya.
Kunjungan Bupati ke Benggawin Progo meninggalkan kesan mendalam. Di tengah kondisi sekolah yang sederhana, semangat belajar anak-anak tidak padam. Di sanalah, di balik papan-papan rapuh itu, masa depan Kabupaten Jayapura sebenarnya sedang tumbuh menunggu uluran tangan pembangunan untuk kembali berdiri kokoh. (*/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…
Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…
Pertama, Easy Pose. Mulailah sesi Anda dengan pose ini untuk melatih pernapasan diafragma yang dalam.…
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG)…
Rencana penghapusan tunggakan iuran BPJS Kesehatan kembali menjadi perhatian publik. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)…
Dalam aksinya itu, pada pendemo membawa satu spanduk bertuliskan Tanah Papua Krisis Kemanusiaan, Stop PSN,…