

Terlihat konsumen Multi Bangunan saat memilih produk bahan bangunan yang tersedia di Multi Bangunan, Selasa (20/6) kemarin. (FOTO:Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Permintaan bahan bangunan di Kota Jayapura alami penurunan, meski banyak pembangunan proyek.
Kepala Toko Multi Bangunan, Chiko mengatakan, sejak bulan puasa hingga saat ini permintaan bahan bangunan alami penurunan yang signifikan.
“Kami biasanya pada momen Lebaran dan Natal permintaan bahan bangunan meningkat baik cat, maupun bahan untuk dekorasi rumah, tetapi pada tahun ini benar-benar alami penurunan, ” katanya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (20/6) kemarin.
Diakuinya, meski ada proyek tetapi rata-rata kontraktor ambil bahan bangunan langsung dari Jawa, tidak melibatkan pengusaha lokal.
“Kalau kegiatan pemerintah belum sepenuhnya berjalan, kalau sudah berjalan setidaknya pengusaha lokal bisa merasakan dampaknya, kalau swasta rata-rata pengambilan dari luar Papua, ” terangnya.
Pihaknya sangat berharap pemerintah bisa mengimbau para pengusaha konstruksi untuk berbelanja di daerah, sehingga perputaran ekonomi juga lebih baik.
“Selain itu juga dapat meningkatkan PAD, karena dengan belanja ada pajak yang masuk untuk pemerintah daerah, ” terangnya. (ana/ary)
Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., melontarkan peringatan keras kepada seluruh…
Rustan mengatakan, Pemkot Jayapura sebelumnya telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) PAD yang menghasilkan sejumlah…
Penjabat Sekda Papua, Christian Sohilait mengatakan, pengendalian inflasi dilakukan secara rutin setiap pekan. Berdasarkan…
Ketiga jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Jayapura, Kepala…