Categories: BERITA UTAMA

Persipura Beri Sinyal Datangkan Sang Legenda

Juga Berminat Datangkan Zah Rahan

JAYAPURA-Manajemen Persipura Jayapura tak ingin menutup diri dengan kondisi tim terakhir. Berbenah adalah kata kunci yang bisa dilakukan dan memikirkan bagaimana mengevaluasi skuad saat ini.

Persipura dengan catatan terakhir  butuh semangat dan strategi baru guna mendongrak poin dan urutan klasemen sementara. Paling  tidak putaran kedua dengan pelatih anyar ada tanda-tanda bangkit, mengembalikan kekhasan skuad Mutiara Hitam julukan Persipura yang disebut-sebut meredup tak setajam dulu lagi.

Disini Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano mengaku banyak yang tidak paham dengan keputusan tegas manajemen  hingga akhirnya menyalahkan dan menuangkan semua bentuk protes di media sosial.

Namun di sini Tomi Mano tegaskan bahwa semua yang diputuskan manajemen pasti memiliki alasan dan pertimbangan matang. “Tapi ini juga tidak kami sampaikan blak – blakan ke publik jika ternyata pemain tersebut indisipliner. Ia memiliki  keluarga dan masih memiliki masa depan yang panjang. Kalau dibeberkan bias-bisa karirnya terganggu,” ujar Tomi Mano saat ditemui di Kotaraja, Kamis (30/12).

Jadi jika ada yang dicoret bisa jadi karena apakah tidak sesuai dengan kebutuhan tim maupun melakukan tindakan indisipliner. Meski pemain bagus tapi indisipliner maka dipastikan akan dicoret.

Lalu soal adanya permintaan dari  suporter Persipura untuk mengembalikan Boaz Solossa, Tomi Mano menyampaikan bahwa hal tersebut akan dipikirkan oleh manajemen, apakah akan kembali dipanggil atau tidak.
“Tapi ini kembali ke Boaz juga. Apakah ia (Boaz) mau atau tidak? Kami juga setuju, kalaupun ia ingin gantung sepatu ya itu dilakukan di klub Persipura. Ia berakhir dengan seragam merah hitam, termasuk kami upacarakan. Itu bisa kami lakukan,” jelasnya.

Lalu untuk jendela transfer, Tomi Mano tak menampik jika ada dua pemain asing yang ingin direkrut. Posisinya adalah pemain tengah atau gelandang dan pemain depan atau striker.

Tomi Mano menyebut nama pemain lama yakni Zah Rahan. “Benar kami menginginkan kembali rekrut Zah Rahan tapi kami akan lihat kondisi dia lebih dulu apakah masih bisa atau sudah jauh menurun. Namun yang jelas kami butuh pemain seperti mereka,” imbuhnya.

Tomi Mano menyebut itu dilakukan sesuai dengan rekomendasi dari pelatih. “Apakah striker dari Brazil atau Nigeria ini masih akan kami pikirkan yang penting tidak keluar dari aturan di PSSI,” pungkas Tomi Mano.  (ade/nat)

newsportal

Recent Posts

“Jangan Cuma Omon-Omon, Prabowo Harus Ambil Langkah Konkret Soal Karhutla”

  Anthon mendesak Presiden Prabowo Subianto turun tangan langsung dan meminta Kapolri mengambil langkah hukum…

15 hours ago

Dinkes Jayawijaya Keluarkan Edaran kepada Masyarakat Terkait penggunaan Masker

Plt Kepala Dinas Kesehatan Esau Rudianto Aibesa, S.KM. M.Kes menyatakan Dinas Kesehatan menyarankan masyarakat menggunakan…

19 hours ago

6 Hektare Lahan di Distrik Wesaput Terbakar, Ada Unsur Kesengajaan?

Kebakaran tersebut dipicu dari vegetasi tumbuhan yang mengering karena musim kemarau. Penanganan Karhutla tersebut telah…

20 hours ago

Stok Beras Menipis, Bulog Merauke Datangkan 5.000 Ton

Pimpinan Cabang Bulog Merauke, Fajar Muhammad Dirgantara, menjelaskan,  dari total beras yang didatangkan tersebut, sekitar…

21 hours ago

Polres Mimika dan Nabire Diusulkan Naik Status Jadi Polresta

Polda Papua Tengah resmi mengusulkan peningkatan status Polres Nabire dan Polres Mimika dari Kepolisian Resor…

22 hours ago

Jalur Laut Perbatasan RI-PNG Rawan Penyelundupan

   Komandan Kodaeral X, Mayjen TNI (Mar) Sugianto,  mengungkapkan bahwa  penangkapan pertama terjadi pada Selasa,…

23 hours ago