

JAYAPURA- Polisi selidiki asal 89 butir amunisi yang diamankan dari tangan seorang pria berinisial MA warga Dok IX, yang diamankan di rumahnya di seputar Dok IX, Distrik Jayapura Utara, Sabtu (27/7) lalu.
Sebanyak 89 amunisi tersebut terdiri dari 12 butir peluru tajam kaliber 5,56 MM, 30 butir peluru hampa 5,56 MM, serta 47 peluru tajam kaliber 9 MM.
Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Polres Jayapura Kota Iptu Jahja Rumra menerangkan terkait dengan kepemilikan amunisi tersebut masih dilakukan pendalaman. Pasalnya, si pemilik amunisi kabur.
“Pemilik senjata masih dalam pengejaran, dugaan sementara amunisi ini mau dibarter dengan ganja di PNG,” jelas Jahja saat dikonfirmasi, Selasa (30/7).
Ditanya soal asal amunisi, Jahja mengaku perlu dilakukan pemeriksaan yang mendalam terhadap dua orang yang telah diamankan sebelumnya yakni GW dan AMA.
“Yang pasti pemilik amunisi sudah kami kantongi identitasnya. Dia warga negara PNG, dan sedang dilakukan pengejaran oleh anggota di lapangan,” tuturnya.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, dua pelaku yang telah diamankan mengaku bahwa ini kali pertama mereka barter ganja dengan menggunakan amunisi namun berhasil digagalkan oleh Polisi.
“Si pemilik amunisi ketangkap baru akan diketahui siapa pemilik amunisi tersebut, mereka ambil darimana dan mau dikemanakan. Ini yang masih kami telusuri,” tegasnya.
Sementara terkait dengan ganja sendiri, berasal dari PNG. Dari kedua orang yang diamankan ada yang berstatus sebagai bandar ada yang sebagai kurir. (fia/nat)
Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…
Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…
Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…
Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…
Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…